Connect with us

Nasional

Ditolak Berhubungan Badan, Pemuda Ini Nekat Tikam Pacarnya

Published

on

Kabarpolitik.com, GOWA — Seorang pria bercelana jins ukuran selutut berwarna biru tampak berdiri lesu di halaman Mapolres Gowa, sembari mengenakan baju tahanan warna oranye.

Ia berjalan terpincang-pincang. Ada perban yang menutupi luka bekas tembakan di kaki kanannya. Karenanya, dia berdiri sambil sedikit mengangkat kaki sebelah kanan. Mukanya berusaha ditutupi dengan kedua telapak tangan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Gowa AKBP Mangatas Tambunan memberikan penjelasan. Pria berbaju tahanan tersebut berinisial NR. Merujuk pada namanya Nugroho Eko Saputra. Usianya 21 tahun.

Dia berurusan dengan polisi gegara menikam NS, seorang perempuan yang baru dipacarinya. Wanita umur 18 tahun itu dianiaya di rumahnya di Kecamatan Bontonompo, Jumat (26/10).

Usai melakukan perbuatannya, pria yang tercatat sebagai penjaga warnet itu bersembunyi di kampungnya Jeneponto. Karena terus diuber polisi, ia kemudian kabur lagi ke Makassar.

Advertisement

Namun, polisi yang melakukan perburuan berhasil menemukannya. Nugroho berhasil diciduk di Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Selasa (30/10) pukul 11.00 Wita.

Sementara NR yang menjadi korban penikaman, hingga kini masih kritis. Ia dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Pelamonia, Makassar.

Lalu apa yang membuat Nugroho kalap hingga menikam kekasihnya itu?

Berdasarkan kronologis yang diurai AKP Mangatas, pelaku melakukan perbuatan kejamnya itu sesaat setelah mengajak korban untuk berhubungan intim. Namun, ajakan itu ditolak. Alasan korban, dia takut pacar barunya tersebut tak bersedia bertanggung jawab.

”Pelaku menikam korban karena kesal ajakannya untuk berhubungan badan ditolak,” ujar AKP Mangatas.

Advertisement

Dari pengakuan Nugroho, ia berkenalan dengan NR melalui media sosial (medsos) Tantan. Meski baru empat hari usia perkenalan, keduanya sepakat untuk pacaran. Bahkan yang lebih jauh lagi, kedua insan yang sedang dimabuk asmara ini telah dua kali berhubungan layaknya suami istri. Semuanya dilakukan di rumah NR.

”Mereka sudah dua kali berhubungan badan. Ketika pelaku mengajak untuk yang ketiga kalinya, korban menolak. Hal ini membuat pelaku kesal hingga akhirnya menikam pacarnya,” terang AKP Mangatas lagi.

Penangkapan terhadap Nugroho dilakukan Tim Anti Bandit Polres Gowa. Mereka diback up Tim Khusus Polda Sulsel. Dalam pemeriksaan polisi, pelaku mengakui perbuatannya.

”Pelaku menikam korban menggunakan pisau dapur sebanyak dua kali. Masing-masing di bagian perut dan punggung,” tambah Mangatas.

Tak sampai di situ saja perbuatan Nugroho. Setelah menikam, ia membenturkan kepala korban ke kamar mandi hingga berdarah. Melihat sang pacar tak lagi sadarkan diri, pelaku kemudian menggasak tiga unit gawai milik korban. Setelah itu langsung melarikan diri.

Advertisement

Usai menjalani pemeriksaan, polisi membawa Nugroho untuk pengembangan kasus. Di tengah perjalanan, ia berbuat ulah. Tersangka mencoba melarikan diri.

Tembakan peringatan yang diberikan polisi ia abaikan. Akhirnya, moncong pistol diarahkan ke kaki kirinya. Setelah tumbang dan tak berkutik, tersangka dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengaku telah menerima informasi penangkapan tersangka penikaman tersebut.

”Kasusnya dalam penanganan Polres Gowa,” kata Kombes Dicky, kemarin.

Karena perbuatannya, Nugroho dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan (Curas). Ancaman hukumannya 9 tahun penjara. (sar-ish/bkm/fajar)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...