Connect with us

Nasional

Hendi: Pemkot Semarang Didorong untuk Bisa Bersih, Transparan dan Responsif

Published

on

Kabarpolitik.com, SEMARANG – Ada perusahaan sudah ditetapkan sebagai pemenang lelang, tapi setelah ditetapkan baru muncul surat blacklist karena telat terbitnya. “Di Semarang kemudian lelangnya dibatalkan oleh Walikota Semarang, ini bagus! Saya tanya sama pak Wali, marah nggak yang menang? Katanya kalau marah tinggal ditunjukkin surat blacklistnya, Semarang bagus!” tegas Direktur Penelitian dan Pengembangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Wawan Wardiana.

Hal itu dikatakan Wawan Wardiana saat menjadi narasumber mewakili KPK RI bersama Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam sebuah diskusi bertajuk “Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pengadaan Bebas Korupsi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (1/11).

Diskusi itu sendiri diinisasi untuk menyikapi fenomena pengadaan barang dan jasa yang masih dinilai sebagai sektor terbesar yang menjadi lahan basah praktik tindak pidana korupsi di Indonesia.

LKPP RI mencatat sepanjang tahun 2017, tak kurang dari 506 kasus dilaporkan terkait praktik korupsi pengadaan di 146 institusi dengan kerugian 7,5 triliyun rupiah. Sementara itu, KPK RI pada tahun 2016 mengungkapkan bahwa 80 persen kasus yang ditangani oleh KPK merupakan praktik curang pengadaan barang dan jasa.

Lebih lanjut Wawan Wardiana juga mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang telah membuat sistem terintegrasi dari mulai perencanaan hingga pelaksanaan.

Advertisement

“Sebelum reformasi, permasalahan korupsi itu ada di ujung pengadaan terkait hasil yang tidak sesuai. Lalu kemudian bergeser masalahnya pada pelaksanaan terkait proses tender yang tidak sesuai. Saat ini justru masalahnya justru lebih banyak di perencanaan yang sudah disepakati sebelumnya,” jelas Wawan.

“Maka untuk mejaga tiga tahap itu harus ada sinkronisasi perencanaan, penganggaran, sampai pelaksanaan. Kota seperti Semarang, Banyuwangi, dan beberapa tempat lainnya sudah melakukan sinkronisasi tersebut,” tegasnya.

Sementara Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan jika pada masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Semarang didorongnya untuk bisa bersih, transparan dan responsif.

“Dan keterlibatan masyarakat penting untuk mewujudkan Pemerintah yang bersih, karena itu kami meluncurkan sistem Lapor Hendi. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan, kami dapat melakukan koreksi lebih cepat dan lebih teliti,” jelas Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga sebagai tuan rumah kegiatan, Deputi Bidang hukum dan penyelesaian sanggah LKPP RI Ikak Gayuh Patriastomo serta hadir pula perwakilan Tranparency International Indonesia, Indonesia Corruption Watch dan Walikota Makassar. (sen)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...