Connect with us

Nasional

Klaim Berupaya Maksimal, Menaker Sebut Sudah 32 Kali Tengok TKI Tuti

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Kisah nahas di balik eksekusi mati seorang Tenaga Kerja Wanita (TKI) Tuti Tursilawati asal Majalengka, Jawa Barat masih terus ditelusuri. Pasalnya, Pemerintah Indonesia pun merasa kaget atas informasi eksekusi yang tiba-tiba sudah dilakukan tanpa pemberitahuan.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengaku, bahwa pihaknya telah mati-matian membela secara hukum Tuti. Namun, upaya tersebut seperti sia-sia karena pihak Arab Saudi nyatanya melakukan eksekusi.

“Itu eksekusinya yang tanpa pemberitahuan, memang nggak ada (pemberitahuan) makanya itu yang kami sesalkan. Kalau proses hukum kan kami dampingi terus,” ungkapnya di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (2/11).

Hanif menyatakan segala upaya telah dilakukan mulai dari lobi antar Kementerian dengan pihak Arab Saudi. Bahkan, sampai surat menyurat yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo kepada Raja Arab Saudi.

“Ya itu (eksekusi) kan kewenangan sana, kalau kami melakukan pendampingan hukum sudah, lobi atas bawah sudah, keluarganya kami bawa ke sana sudah, nengokin ke penjara sudah lebih dari 32 kali,” tutur Hanif.

Advertisement

Selain itu, Hanif mengerti seluruh pihak pasti meradang atas terjadinya kasus ini. Tetapi kembali lagi nasi sudah menjadi bubur, Hanif pun mengakui tidak dapat menerobos hukum di negeri orang.

“Jadi kalau dari sisi ikhtiar dan Pemerintah saya ingin katakan nggak kurang-kurang, tapi at the end memang namanya negara lain mereka punya hukum tersendiri,” tandasnya.

Seperti yang diketahui, kasus ini telah ditetapkan di pengadilan sejak 2011, pemerintah Indonesia juga telah melakukan berbagai upaya untuk meringankan hukuman (Reuters). Presiden RI Joko Widodo juga telah menyampaikan surat langsung kepada Raja Salman sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2011 dan 2016. Namun, eksekusi tetap dilakukan oleh pemerintah Saudi terhadap Tuti. (rgm/JPC)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...