Connect with us

Nasional

Multaqa Duat MUI Deklarasikan 9 Poin Komitmen Dakwah

Published

on

SURABAYA— Multaqa Duat yang dihadiri berbagai dai Jawa Timur dari berbagai ormas Islam berkomitmen untuk dakwah mempersatukan dan mencerahkan umat serta menghindarkan umat dari ajaran-ajaran yang mebawa kepada ektrimisme, radikalisme, dan intoleran.

Dalam Multaqa hasil kerjasa sama Majelis Ulama Indonesia dan MUI Provinsi Jawa Timur didukung Bank Indonesia di Surabaya, Kamis (8/9/2022) ini tercetus sembilan poin deklarasi sebagai berikut:

  1. Siap mendakwahkan Islam ala ahlissunnah wal jamaah
  2. Siap selalu berdakwah untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat untuk tegaknya izzul Islam wal Muslimin
  3. Siap berdakwah untuk merajut ukhuwwah Islamiyah, basyariyah, dan wathoniyah
  4. Siap selalu berdakwah dengan mengedepankan sikap toleransi baik dalam internal umat Islam, dengan pemeluk agama lain dan dengan umara
  5. Siap berdakwah untuk membangun kedewasaan umat dalam berpolitik, sehingga politik tidak menjadi sebab perpecahan umat dan perpecahan bangsa
  6. Siap berdakwah menolak segala bentuk ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme baik verbal maupun fisik yang dapat menjadi sumber perpecahan dan konflik di kalangan sesama anak bangsa
  7. Siap berperan aktif dalam memberikan inspirasi, membina, dan memberikan teladan bagi umat
  8. Siap bersinerji dengan semua lembaga baik negeri maupun swasta demi terciptakan dakwah yang menyejukkan, mengedepankan akhlakul karimah dan uswah hasanah dalam rangka terciptanya keamanan, kenyamanan dan kedamaian serta kesejukan
  9. Berkomitmen berdakwah dengan pedoman dakwah Islam dan siap mendapat arahan dan bimbingan Majelis Ulama Indonesia
    Sementara itu, dalam paparannya, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwwah, KH M Cholil Nafis, menyatakan para aktivis dakwah dalam dakwahnya harus mengedepankan bahasa-bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat.
    Dia mengingatkan para dai harus mampu menyampaikan ajaran Islam dengan bahasa yang mudah, bahkan hal yang sulitpun harus dapat dibahasakan dengan gaya bahasa yang mudah.
    Menurut Kyai Cholil dai datang kepada umat bukan untuk manakut-nakuti apalagi membuat beban masalah keapada masyarakat, melainkan justru memberikan kemudahan dan masyarakat merasa terhibur.
    “Dakwah harus memudahkan tetapi tidak memudah-mudahkan, dakwah menghibur tetapi bukan jadi hiburan yang tanpa makna,” dalam keterangannya kepada MUIdigital, Sabtu (10/9/2022).
    Dia mengutip pernyataan Ketua Umum MUI KH MIftachul Akhyar bahwa dakwah itu mengajak bukan mengejek, dakwah itu merangkul bukan memukul, mendidik bukan membidik, membina bukan menghina, dan mencari solusi bukan mencari simpati.
    Kyai Cholil juga menekankan para dai harus mejadi pemersatu umat di tengah banyaknya perbedaan. Indonesia yang sangat luas dan majemuk membutuhkan dai-dai yang mempersatukan umat dan bangsa bukan dai yang memecahbelah umat dan bangsa.

[MUI]rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...