Connect with us

Nasional

Presiden Jokowi Sudah Memaafkan Bahar Bin Smith

Published

on

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memaafkan Muhammad Bahar bin Ali bin Smith. Istana menganggap Bahar masih sebagai dai muda.

“Bahar bin Smith dengan kelakuannya begitu, gayanya begitu, maki-maki, menghujat, mencederai, bagi Pak Jokowi tidak ada masalah. Umurnya juga baru berapa, anak-anak kan,” kata Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, Senin (3/12).

Menurut Ngabalin, Presiden Jokowi sudah memaafkan Bahar. Jokowi tak mau mempersoalkan orang-orang yang telah menganiaya dan menzaliminya.

“Tapi kalau ada orang keberatan, mempidanakan dia sebagai ujaran kebencian, sah-sah saja,” ia menambahkan.

Cara Ustad Bahar mengkritik Jokowi, kata Ngabalin, tidak selaras dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Advertisement

Sementara itu, rencana penyidik Bareskrim memeriksa ustad berdarah Manado, Sulawesi Utara, itu belum bisa terlaksana Senin pagi. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Bahar tidak datang.

Terpisah, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyatakan, perlakuan Bahar bin Smith terhadap Presiden Jokowi sebagai kepala negara adalah tindakan tercela dan tak sepatutnya.

“Tidak sepatutnya dilakukan oleh orang yang menyebut dirinya keturunan Rasul, pendakwah, atau tokoh agama,” kata Karding.

Sebagai orang yang tumbuh di kalangan organisasi Islam, Karding menyatakan Nabi Muhammad SAW senantiasa mengajarkan umatnya berdakwa dengan cara-cara lembut, penuh kasih sayang, mengedepankan kejujuran.

“Mengedepankan kalimat-kalimat, diksi-diksi yang positif mengajak kebaikan, itulah dakwah. Bukan provokasi, hinaan, cacian, ujaran kebencian menyalah-nyalahkan, mengkafir-kafirkan, men-thogut-thogutkan orang lain. Itu bukan dakwah, dan itu tidak ada dalam contoh-contoh Rasulullah, sahabat, dan seterusnya para kyai,” bebernya.

Advertisement

Dalam ajaran Nabi Muhammad, lanjutnya, dikatakan bahwa jika orang lain memusuhi kita, menyerang kita, maka hendaklah memaafkan.

“Bayangkan, orang yang memusuhi saja, orang yang menzalimi saja, diajarkan untuk dimaafkan. Apalagi kita yang menzalimi, apalagi kita yang menghina,” katanya.

Maka itu, baginya, harusnya Bahar minta maaf atas perlakuannya terhadap Presiden Jokowi. Bila tidak, berarti yang bersangkutan adalah orang yang congkak.

“Itulah bentuk kesombongan dan kecongkakan dari seorang Habib Bahar ya. Sehingga ya biar saja itu urusan dia pribadi,” tukas Karding.

Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Umum (Tipidum) Badan Reserse Kriminal Polri akan melayangkan surat panggilan kedua. Dedi mengatakan, banyak alamat yang dimiliki Bahar. Ia menepis bila surat panggilan pertama belum dilayangkan seperti disampiakan Bahar yang mengkllaim belum menerima surat panggilan.

Advertisement

Bahar dilaporkan oleh Jokowi Mania dan pengacara PSI dan Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Materi yang dilaporkan adalah ceramah Bahar yang berisi hinaan kepada Jokowi. Salah satunya menyebut Jokowi banci.

Sebelumnya, di hadapan peserta Reuni 212 pada Minggu (2/12/2018), Bahar menegaskan ketidaksudiannya meminta maaf. Ia menyebut lebih baik membusuk di penjara ketimbang meminta maaf atas pernyataannya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...