Connect with us

Politik

Ayep Zaki Jadi Narasumber Dialog Nasional Kebijakan Pembangunan Ekonomi Biru di UGM

Published

on

YOGYAKARTA (27 November): Ekonomi Biru adalah penggunaan sumber daya laut yang berkelanjutan. Sebagai salah satu negara maritim terbesar di dunia, lautan Indonesia berperan 80% dalam kegiatan Ekonomi Internasional. Sayangnya, Konsep Ekonomi Biru relatif masih baru di Indonesia, sehingga dibutuhkan upaya untuk menjembatani kesenjangan antara masyarakat lokal dan pembuat kebijakan.

Demikian penekanan yang disampaikan Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem, yang juga Ketua Deputi Perkebunan Timnas AMIN, H. Ayep Zaki saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Dialog Nasional Kebijakan Pembangunan Ekonomi Biru yang digelar Pusat Studi Perdagangan Dunia (PSPD) Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, baru-baru ini.

“Sosialisasi terkait pengolahan limbah guna mencapai pembangunan Ekonomi Biru harus gencar disampaikan secara masif dan merata. Mulai dari industri kecil sampai industri besar agar menghasilkan zero residu. Selain itu, sistem pengolahan limbah yang baik juga harus diciptakan agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari lautan,” kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin (27/11).

Ayep yang juga Pendiri Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) itu mengatakan acara yang berlangsung di Ruang Multimedia 2, Gedung Pusat Sayap Selatan UGM itu merupakan bagian dari rangkaian agenda Circular Economy Forum 2023 yang mengambil tajuk “Pengarusutamaan Inisiatif Jejaring Komunitas untuk Mendorong Pengembangan Ekonomi Biru”.

Turut hadir pada kesempatan tersebut para delegasi dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta komunitas usaha seperti Prof. Dr. Pramaditya Wicaksono, S.Si., M.Sc. selaku Guru Besar Bidang Penginderaan Jauh Biodiversitas Pesisir di Fakultas Geografi UGM, Susan Herawati Monica selaku Sekjen Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA).

Hadir pula Setyawati, ST, MNatResEcon selaku Koordinator Perikanan Direktorat Kelautan dan Perikanan BAPPENAS, Dr. Riza Noer Arfani selaku Kepala PSPD UGM, Mayjend TNI (Purn) IGK Manila, S.Ip selaku Pembina Suryakanta Institut, tamu undangan, dewan pers dan peserta dialog lainnya.

Advertisement

Pada kesempatan itu, selaku praktisi ekonomi, Ayep Zaki menyampaikan materi berjudul “Sinergitas Pembangunan Ekonomi Biru: Peran Bisnis Agraria dalam Mendorong Prinsip Pembangunan Biru Berkelanjutan”.

“Sebagai praktisi ekonomi, saya yang sudah bertahun-tahun membangun ekosistem UKM (Usaha Kecil Menengah) dan ekosistem pertanian dengan berbasis organik 100% dan menggunakan teknologi maupun sumber daya yang ada di Indonesia. Secara ilmiah juga telah meriset untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas di bidang pertanian. Jadi saya sudah cukup mengenal karakteristik laut yang ada di berbagai wilayah di Indonesia,” terang Ayep Zaki.

Caleg DPR RI dari Partai NasDem untuk Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) itu juga mengisahkan, adanya lapangan bola yang terbuat dari sampah.

“Jadi ada muara sungai yang sudah dibersihkan dan saya terjun langsung untuk membersihkannya. Namun dua minggu kemudian kembali penuh dengan sampah karena suplai sampah yang terus menerus. Nah, masalah seperti ini harus segera sama-sama ditindaklanjuti,” terang Ayep.

Lebih jauh Ayep juga memaparkan, selaku eksportir untuk pangan, dirinya sudah menggunakan Air Blast Freezer (ABF). Sepengetahuannya, hampir tidak ada sosialisasi di daerah-daerah yang membutuhkan Air Blast Freezer.

“Yang ada biasanya Cool Storage. Padahal Air Blast Freezer dapat membekukan ikan sampai minus 40 derajat. Dan itu menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas ikan. Mohon ini menjadi perhatian khusus, karena saya bicara sesuai dengan apa yang saya alami di lapangan,” tegas Ayep.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara acara karena telah diundang dan diberi kesempatan menyampaikan pengalamannya selaku praktisi ekonomi.

“Saat ini saya memiliki cita-cita untuk menampung hasil laut dari wilayah timur yang begitu hebat. Semoga dapat secepatnya direalisasikan dan secepatnya dibuat Air Blast Freezer untuk kepentingan dan pemanfaatan sumber daya laut sehingga kita dapat menjual ikan ke berbagai negara dengan kualitas yang bagus,” pungkas Ayep.

(RO/WH)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...