Connect with us

Politik

Lisda Desak Lengkapi Struktur PPA dan TPPO hingga Polsek

Published

on

JAKARTA (3 Maret): Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni mengapresiasi langkah Mabes Polri yang secara resmi membentuk Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri.

Lisda menilai pembentukan Direkrorat PPA serta TPPO dapat menekan kasus yang berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang yang kembali marak terjadi di Indonesia.

“Tentu kita sangat apresiasi, dan sudah menjadi penantian yang ditunggu-ditunggu untuk pembentukan Direktorat PPA serta TPPO. Kita juga sangat berharap keberadaan Direktorat dapat menekan angka kasus yang berkaitan dengan TPPO, sekaligus untuk memberikan perlindungan yang nyata kepada perempuan dan anak di Indonesia,” ungkap Lisda dalam keterangannya, Sabtu (2/3).

Anggota Komisi X Partai NasDem tersebut juga mendesak agar struktur direktorat itu segera dilengkapi bahkan hingga ke tingkat Polsek, sehingga penanganan kasus-kasus terkait dengan pelayanan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang bisa segera tuntas.

Kelengkapan struktur itu menjadi sangat penting, karena faktanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih saja terjadi meskipun sudah ada UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

“ Meskipun saat ini masih dalam tahapan harmonisasi, kita juga mendesak agar kelengkapan struktur segera terpenuhi. Bahkan kita berharap dapat dilengkapi hingga tingkat Polsek. Tentunya pembentukan direktorat ini korelasinya adalah UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, yang sampai saat ini masih belum maksimal dalam penerapannya,” sambungnya.

Legislator NasDem dari Dapil Sumatera Barat l (Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padangpanjang) itu juga menyebut, belakangan khususnya kasus TPPO kembali marak. Seperti yang baru saja terjadi, anak usia 14 tahun menjadi salah satu korban, dengan iming-iming mendapatkan pekerjaan di Jakarta.

Advertisement

“ Ini tentu harus menjadi perhatian kita, karena berdasarkan pengakuan anak yang mengaku berasal dari Sumatra Barat tersebut ada 60 orang yang ikut bersamanya, dan dijanjikan pekerjaan di Jakarta. Namun sesampai di Jakarta malah dipaksa untuk menjadi pekerja seks,” tandas Lisda.

Tentunya, tambah Lisda dengan Pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta tindak Pidana Perdagangan Orang di Mabes Polri ini, bisa menjadi jawaban atau solusi hukum setelah diberlakukannya UU TPKS dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang selama ini terkesan berjalan di tempat.(bee/*).

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...