Connect with us

Politik

NasDem Dorong Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal

Published

on

JAKARTA (8 Juli): Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Rico Sia mengungkapkan RUU Kepariwisataan seharusnya bukan menjadi pengganti Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, melainkan menjadi RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Kenapa itu harus dilakukan, karena beberapa pasal dalam UU Kepariwisataan telah diubah dengan UU No. 6/2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, di antaranya penghapusan Pasal 14, Pasal 15, Pasal 16 dihapus, Pasal 26, Pasal 29, Pasal 30, Pasal 54, Pasal 56, dan Pasal 64,” ungkap Rico dalam Rapat Pleno DPR RI dengan agenda mendengarkan pendapat fraksi dan pengambilan keputusan atas hasil harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap RUU Kepariwisataan di Ruang Baleg DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Dalam RUU Kepariwisataan, jelas Rico, telah diatur tentang hak dan kewajiban setiap warga negara, hak dan kewajiban pengunjung wisata, hak dan kewajiban pelaku usaha pariwisata tentang kewenangan, dan tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan kepariwisataan.

Penyelenggaraan kepariwisataan dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, pengusaha pariwisata, pengelola destinasi pariwisata, komunitas, akademisi, dan media,” paparnya.

Begitu juga terkait pendidikan kepariwisataan yang merupakan upaya menanamkan kepada seluruh masyarakat mengenai sadar wisata, kesadaran berwisata, dan kesadaran menjaga keberlanjutan destinasi pariwisata, serta pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia pariwisata.

Legislator NasDem yang akan kembali duduk di kursi DPR RI Periode 2024-2029 itu juga memberikan penegasan pada kepariwisataan yang dikembangkan dengan basis budaya dan kearifan masyarakat lokal yang tergabung dalam kelompok peduli pariwisata.

Terkait pembentukan lembaga baru yaitu lembaga kepariwisataan Indonesia yang merupakan lembaga profesional dan mandiri yang dibentuk menteri, ini membutuhkan pendalaman dengan pemerintah, karena pembentukan lembaga baru memiliki konsekwensi anggaran yang bersumber dari APBN dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat, sehingga butuh pendalaman pada pembicaraan tingkat I bersama pemerintah,” terang Rico.

Di akhir paparannya, Rico mengungkapkan bahwa Fraksi Partai NasDem dapat menerima dan menyetujui RUU Kepariwisataan untuk dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya melalui Rapat Paripurna DPR RI untuk menjadi RUU Usulan DPR RI.

Advertisement

Setelah mempelajari dan melakukan pengkajian atas hasil harmonisasi, pembulatan dan pemantapan konsepsi atas RUU Kepariwisataan, maka Fraksi Partai NasDem dapat menerima dan menyetujui untuk dilanjutkan menjadi RUU Usulan DPR RI sesuai mekanisme pembentukan undang-undang,” pungkas Rico.

(*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...