Connect with us

Politik

NasDem Minta Pemerintah Realistis Tetapkan Target Bauran Energi Primer

Published

on

JAKARTA (8 Juli): Penggunaan energi fosil menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, mulai dari pencemaran udara, tanah, dan air, hingga kontribusi signifikan terhadap pemanasan global. Dampak-dampak tersebut mengancam kesehatan ekosistem dan kualitas hidup manusia di masa kini dan akan datang.

Guna mendorong potensi transisi energi, diperlukan penetapan target bauran energi yang realistis dan optimistis. Oleh karenanya, diperlukan pemantapan konsepsi dalam Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional,” kata anggota Komisi VII DPR RI Rico Sia saat membacakan Pendapat Fraksi Partai NasDem DPR RI terkait Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional di ruang sidang Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional yang merupakan pembaruan atas Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional Nomor 79 Tahun 2014 tersebut, Fraksi Partai NasDem DPR berpandangan bahwa penting meningkatkan bauran energi primer sebagai upaya mendukung program Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

Hingga tahun 2023, capaian bauran energi primer hanya mencapai 13,1 persen dari target 17,9 persen. Batubara 40,46 persen, minyak bumi 30,18 persen, gas bumi 18,28 persen, dan Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET) 13,09 persen. Meski ada penurunan dominasi batubara dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 42,38 persen, bauran energi masih didominasi batubara,” terang Rico Sia.

Oleh karena itu, tambah Rico, Fraksi Partai NasDem DPR mendorong pemerintah untuk lebih realistis dalam menetapkan target bauran energi primer setiap tahunnya. Pemerintah perlu mengidentifikasi sumber EBET yang lebih ekonomis dari segi biaya pengembangan dan memiliki ketersediaan yang lebih konsisten.

Setelah menetapkan EBET menjadi fokus utama bauran energi primer, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan dan regulasi yang jelas dan terarah untuk pengembangan EBET. Perlu juga penyederhanaan proses dan prosedur administrasi agar lebih lugas, dan transparan guna mempermudah investor berinvestasi di sektor EBET,” tambah Rico.

Legislator NasDem dari Dapil Papua Barat yang akan kembali duduk di Kursi Senayan pada periode 2024-2029 dari Dapil Papua Barat Daya itu juga menekankan agar investasi sektor EBET perlu didorong kapasitasnya. Menurut Rico, investasi sektor EBET yang terealisasikan masih jauh dari nilai investasi yang dibutuhkan. Dari target US$3,91 miliar terealisasi US$1,6 miliar.

Oleh karenanya, kami mendorong agar pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif, konsisten dalam menjalankan kebijakan energi agar menciptakan keamanan dan kepastian bagi para investor,” tukas Rico.

Rico juga mengatakan, tantangan industri EBET di masa depan akan semakin besar. Oleh karena itu, transisi energi yang ramah lingkungan sangat krusial dan presisi untuk mencapai target bauran EBET yang realistis.

Advertisement

Pandangan Fraksi Partai NasDem DPR terhadap pemantapan konsepsi atas Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional, yang merupakan Pembaruan dari Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, menyatakan dapat menerima untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya untuk menjadi Peraturan Pemerintah,” pungkas Rico.

(*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...