Connect with us

Politik

Kurangnya Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Akibatkan SDM Lemah

Published

on

JAKARTA (14 Juli): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Nurhadi tidak mengelak jika peringkat kesehatan dan pendidikan Indonesia mengalami penurunan.

Menurutnya, penurunan kualitas ini tidak terlepas dari kurangnya infrastruktur yang mendukung.

Menurut saya yang menyebabkan kita masih dinilai lemah adalah ketersediaan infrastruktur di bidang kesehatan dan pendidikan. Karena hal ini merupakan penunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia,” ungkap Nurhadi melalui keterangannya, Jumat (12/7).

Legislator NasDem yang akan kembali duduk di kursi Senayan pada periode 2024-2029 ini menegaskan, penurunan peringkat tersebut menjadi acuan bagi seluruh pihak untuk mereformasi dan mentransformasi dunia kesehatan dan pendidikan bangsa.

Karenanya, pemerintah harus dapat bekerja lebih keras dan serius lagi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Kita tidak perlu melakukan pembelaan, kita harus terbuka dan menerima bahwa kondisi itu memang benar adanya,” tukasnya.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur VI (Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar) itu juga menyatakan penurunan peringkat ini tidak terlepas dari perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan hingga menumpuk di pinggir jalan, bahkan ada banyak wilayah yang sampai menggenangi sungai dan lautan. Tentu, ini cerminan perilaku yang kurang baik dan seperti tidak terdidik.

Advertisement

Di sisi lain, daya saing kita di bidang kesehatan masih lemah, alat kesehatan yang minim dan kurang memadai, mahalnya obat-obatan hingga kurangnya dokter umum dan dokter spesialis adalah suatu keadaan yang tidak bisa kita bantah,” terang Nurhadi.

Dengan demikian, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Blitar ini menegaskan pemerintah perlu mengambil langkah cepat dalam mengatasi masalah tersebut.

Sehingga kita tidak semakin ketinggalan atau ditinggalkan dunia global,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti ranking Indonesia yang jauh tertinggal dalam sektor pendidikan dan kesehatan, bila mengacu data Institute for Management Development (IMD) World Competitiveness.

Sayangnya dari sisi daya saing, kita naik sampai 7 level sangat bagus sekali. Tapi untuk pendidikan dan kesehatan masih di ranking 57, 58,” kata Jokowi dalam video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Jumat (12/7).

Berdasarkan data IMD, pada sektor kesehatan dan pendidikan, Indonesia menempati ranking ke-61. Peringkat ini tentu masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Malaysia, yang berada di peringkat ke-42 dan Singapura di peringkat ke-28.

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan sebaik apa pun infrastruktur disediakan, maka Indonesia tetap tak dapat melampaui negara tetangga, karena faktor SDM.(RO/*)

Advertisement

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...