Connect with us

Politik

Mulyadi Dorong Penguatan Kapasitas dan Pengawasan Digital Koperasi Merah Putih

Published

on

Peningkatan kompetensi pelaku koperasi menjadi perhatian utama dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih. Anggota Komisi VI DPR RI, Mulyadi, menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengelola agar koperasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa, bukan sekadar program simbolis.

“Yang paling kami tekankan adalah kompetensi para pelaku Koperasi Merah Putih. Harus ada program yang secara konsisten melakukan upgrading kompetensi para pelaku di koperasi-koperasi tersebut,” ujar Mulyadi dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi di Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Selain kompetensi, pengawasan berbasis teknologi juga dianggap krusial. Politisi Fraksi Gerindra ini berharap pola pengawasan digital diperluas agar ribuan koperasi dapat berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.

“Saya berharap belanja digital ditingkatkan. Dengan 80.000 koperasi, pola pengawasan berbasis digital akan membuat pengelolaan lebih transparan, profesional, dan akuntabel, sehingga Presiden pun nyaman dengan pelaporan-pelaporan itu,” tegasnya kepada Menteri Koperasi yang hadir dalam rapat.

Meski begitu, Mulyadi juga menyampaikan keluhan terkait kondisi koperasi di daerah pemilihannya, Jawa Barat V. Menurutnya, beberapa koperasi yang sudah berdiri justru tidak berlanjut dari segi pendanaan dan operasional. Situasi ini dianggap ironis, karena lokasinya berdekatan dengan kediaman Presiden, penggagas program Koperasi Merah Putih.

Advertisement

“Jangan sampai ini hanya kegiatan seremonial atau retorika belaka. Sebagai bagian dari pengawasan, saya ikut deg-degan juga,” ucapnya.

Mulyadi mengingatkan, program ini menyangkut langsung komitmen Presiden dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. DPR memiliki peran mengawasi agar implementasi di lapangan tidak berubah menjadi proyek jangka pendek yang berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kami di parlemen mengawasi dan berharap ini bukan sekadar program yang kemudian menjadi bom waktu atau bahkan mempermalukan Presiden. Program ini bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pola jemput bola, agar perputaran ekonomi di desa semakin besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika koperasi yang mendapat dukungan pemerintah pusat dapat berjalan optimal, hal itu akan semakin memperkuat roda perekonomian desa. Ini menjadi kelanjutan dari berbagai program pembangunan desa sebelumnya, seperti dana desa dan berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...