Connect with us

Nasional

Tinjau Yonif TP 881/Baratama Dharma di Sebuku Nunukan, Menhan Sjafrie: Prajurit Perbatasan Harus Siap Hadapi Ancaman dan Mengawal Kedaulatan NKRI

Published

on

Tinjau Yonif TP 881/Baratama Dharma di Sebuku Nunukan, Menhan Sjafrie: Prajurit Perbatasan Harus Siap Hadapi Ancaman dan Mengawal Kedaulatan NKRI

Sebuku, Nunukan – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 881/Baratama Dharma (BD) di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (2/10/2026).

Kesiapan satuan dalam menghadapi dinamika wilayah perbatasan menjadi salah satu fokus kunjungan Menteri Pertahanan RI ke Nunukan. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menhan RI terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Bupati Nunukan Irwan Sabri, sebelum menerima paparan Danyonif TP 881/ Baratama Dharma mengenai kesiapan operasional pangkalan serta perkembangan situasi di wilayah perbatasan. Menhan RI bersama rombongan kemudian meninjau langsung Marshalling Area Kesatrian dan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit, sebagai bagian dari penguatan kesiapan personel dalam menjalankan tugas di kawasan perbatasan.

Dalam pengarahannya di hadapan para prajurit, Menhan Sjafrie menekankan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang dipikul oleh Yonif TP 881/BD sebagai prajurit pertama yang menetap secara permanen di garis depan perbatasan darat negara.

“Kalian harus siap menghadapi tantangan dan ancaman. Kalian adalah batalyon yang ada di perbatasan. Tentara Nasional Indonesia harus siap menghadapi ancaman di manapun untuk mengamankan dan mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia!” tegas Menhan Sjafrie.

Menhan lebih lanjut menjelaskan bahwa sebagai prajurit Yonif TP, para personel memikul kualifikasi tempur sekaligus kemampuan teritorial pembangunan. Sebagai prajurit tempur, setiap personel diwajibkan menguasai tiga kemampuan dasar utama: menembak, patroli taktis, dan *bela diri*. Di saat yang sama, kemampuan produksi (pertanian, peternakan), konstruksi, dan pelayanan kesehatan harus dikuasai untuk membantu mengatasi kesulitan warga.

“Sebagai batalyon teritorial pembangunan, prajurit dilengkapi peralatan dan keterampilan. Tujuannya agar rakyat di sekelilingmu merasa aman dan merasa nyaman atas kehadiran prajurit.* Menguasai keterampilan pertanian, peternakan, dan kesehatan adalah untuk membalas jasa rakyat di sekelilingmu,” ujar Menhan.

Menhan juga mengingatkan pentingnya memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, menjaga disiplin, menjauhi segala bentuk pelanggaran seperti judi online, minuman keras, maupun narkoba, serta senantiasa patuh pada komando pimpinan.

Advertisement

“Orang tua kalian adalah rakyat Indonesia, orang tua kalian sudah mewakafkan kalian untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia. Tugas prajurit hanya satu: menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membuat rakyat Indonesia aman dan nyaman,” pungkas Menhan.

Dalam kunjungan kerja ini, Menhan didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, serta Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...