Politik
Wihadi Pimpin Banggar DPR RI Awasi Pelaksanaan APBN di Sumut
Published
11 bulan agoon
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Rabu (12/11/2025), sebagai bagian dari fungsi pengawasan di bidang anggaran sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto, bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKD–DD) di Provinsi Sumatera Utara.
“Banggar DPR RI memilih Sumatera Utara karena kami ingin mengetahui secara langsung bagaimana perkembangan pembangunan dan kondisi perekonomian daerah, khususnya terkait pelaksanaan APBN dan efektivitas TKD–DD,” ujar Wihadi.
Wihadi menegaskan komitmen Banggar DPR RI untuk memastikan dana pembangunan yang bersumber dari APBN dapat diserap secara efektif dan efisien sehingga mampu meningkatkan kualitas pembangunan daerah dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Legislator Gerindra itu menilai Sumatera Utara—provinsi keempat terbesar di Indonesia dengan populasi 15,7 juta jiwa pada 2025—memiliki potensi ekonomi besar di sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, dan pariwisata.
“Kami berharap limpahan sumber daya alam yang dimiliki Sumatera Utara dapat mendorong pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Banggar DPR RI juga meminta penjelasan langsung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait penyaluran dan pemanfaatan TKD, termasuk berbagai kendala teknis maupun administratif yang dihadapi. Kehadiran perwakilan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan diharapkan mampu memberikan solusi konkret atas persoalan yang muncul di lapangan.
Hasil kunjungan kerja ini akan menjadi masukan penting dalam pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026.
“Kami ingin memastikan RAPBN 2026 benar-benar berpihak pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah,” pungkas Wihadi.
You may like
Menhan Sjafrie Hadiri Penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang II 2026
Gerindra Pati Kompak Bergerak, Bolone Danang dan Sobat Yeti Turun Bersihkan Sungai Bulumanis Lor
Martin Tumbelaka Dorong Pengawasan Internal APH Diperkuat, Pelanggaran Jangan Tunggu Viral
Jaga Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII DPR Cek Langsung Lapas Cibinong
Salah Sita Bisa Picu Kerugian, Martin Minta Perlindungan Warga Diperkuat
Bob Hasan: Satu Data Indonesia Harus Terintegrasi, tapi Jangan Buka Celah Data Jebol
Titiek Soeharto Dorong Sapi Lokal Jadi Kekuatan Utama Swasembada Susu
Temuan Ombudsman dan Imipas Berbeda, Sugiat Santoso Minta Lapas Cibinong Diusut
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

