Politik
Hadapi Ancaman Bencana, Rokhmat Ardiyan Serukan Gerakan Tanam Pohon Nasional
Published
7 bulan agoon
Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mendorong pemerintah memperluas gerakan penanaman pohon sebagai langkah pencegahan bencana di tengah musim hujan. Ia menilai banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menjadi peringatan serius bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak bisa lagi ditunda.
“Saya mendukung sepenuhnya agar anggaran dikembalikan ke kementerian untuk memperkuat penegakan hukum, sehingga hutan lindung dan kawasan konservasi tetap terjaga. Di momentum musim hujan ini, kami juga mengusulkan adanya gerakan penanaman pohon,” ujar Rokhmat dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri Lingkungan Hidup di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Rokhmat menekankan pentingnya penguatan mitigasi, mengingat tutupan lahan di sejumlah kawasan rawan terus menurun. Ia mencontohkan wilayah daerah pemilihannya—Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran—yang masih memiliki banyak lereng kritis, namun ditanami tanaman yang tidak sesuai secara ekologis. Karena itu, ia mendorong penyediaan bibit pohon endemik untuk rehabilitasi berbasis ekologi.
“Pak Menteri, kami mohon rekomendasi sumber bibit pohon endemik di sekitar Gunung Ciremai. Kalau bisa, kementerian juga hadir langsung agar kita bisa menanam bersama,” tambahnya.
Selain penanaman pohon, Rokhmat menyoroti tata kelola lingkungan yang dinilainya berpengaruh besar terhadap skala bencana. Ia mengapresiasi peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor lingkungan yang mencapai lebih dari Rp600 miliar atau meningkat lebih dari 700 persen dari target. Menurutnya, tambahan penerimaan tersebut perlu dikembalikan untuk memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam menjaga kawasan hutan lindung dan konservasi.
Lebih lanjut, Rokhmat juga menekankan pentingnya inovasi daerah dalam mengatasi persoalan sampah nasional yang mencapai sekitar 50 juta ton, dengan tingkat penanganan baru sekitar 40 persen. Ia mendorong pemberian insentif agar daerah berlomba memperbaiki tata kelola lingkungan.
“Kementerian bisa membuat lomba kabupaten atau desa terbaik dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah, agar amanat Presiden Prabowo tercapai dan kita tidak mewariskan masalah kepada generasi berikutnya,” ucap politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Menutup pemaparannya, Rokhmat berharap mitigasi lingkungan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemulihan ekologis, penguatan penegakan hukum, serta partisipasi masyarakat harus berjalan beriringan untuk mencegah bencana serupa terulang kembali.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Wamenhan Terima Audiensi Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

