Politik
BSPS Ditingkatkan, Novita Wijayanti Dorong Pemerataan dan Kolaborasi CSR
Published
7 bulan agoon
Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, mengapresiasi kenaikan kuota program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP). Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2025).
Novita menilai peningkatan kuota BSPS menunjukkan keseriusan Kemen PKP mendukung visi Presiden dalam membangun tiga juta unit rumah dan mengurangi jumlah rumah tidak layak huni yang masih mencapai 26,9 juta unit secara nasional.
“Pak Menteri sebagai perpanjangan tangan Presiden menjalankan visi pemerintah dalam merealisasikan target tiga juta rumah,” ujar Novita.
Menurutnya, peningkatan kuota BSPS tahun ini merupakan yang tertinggi selama tiga periode Novita duduk di Komisi V. Ia menekankan semangat pemerataan dan pengentasan masalah perumahan semakin terasa di era Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Maruarar Sirait.
“Metode pemerataan ini baru dilakukan di era Presiden Prabowo dan Menteri Ara Sirait, dengan semangat memperluas penanganan secara merata,” kata Wakil Ketua BURT DPR RI tersebut.
Novita berharap kuota 400 ribu unit dapat terdistribusi merata di seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa DPR mewakili seluruh rakyat, sehingga daerah tanpa perwakilan di Komisi V tetap berhak mendapatkan bantuan.
Masih banyak wilayah yang belum tersentuh BSPS. Dari total 518 kabupaten/kota, 224 daerah belum menerima bantuan, dan 22 kabupaten/kota bahkan tidak pernah mendapatkan BSPS selama lima tahun terakhir.
“Pemerataan adalah kunci agar pengentasan rumah tidak layak huni tercapai di semua wilayah,” tegas Novita.
Selain itu, Novita meminta Kemen PKP memberi perhatian khusus pada daerah terdampak bencana, seperti Cilacap, Banjarnegara, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan wilayah lain.
“Bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi rumah masyarakat juga menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Papan adalah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi,” katanya.
Novita juga menekankan pentingnya pemutakhiran data jumlah rumah tidak layak huni di setiap kabupaten/kota agar target pengentasan dapat dilakukan secara terukur dan akurat. Ia menambahkan, persyaratan pengajuan program BSPS perlu disederhanakan agar lebih mudah diakses masyarakat.
Selain itu, legislator Gerindra ini mendorong kolaborasi dengan perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menambah jumlah bantuan di atas 400 ribu unit.
“Pelibatan CSR dari perusahaan besar diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah bantuan,” tutup Novita.
You may like
KH Zulfa Mustofa Panjatkan Doa untuk Prabowo dalam Peresmian Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi
Andi Iwan Aras Desak Penyelesaian LRT City, Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Runtuh
Bahtra: Revisi Remunerasi Kepala Daerah Wajib Disertai Tolok Ukur Kinerja
Bob Hasan Terima Aspirasi Mahasiswa Poltekesos, Dorong Legislasi yang Lebih Partisipatif
Presiden Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer, Tegaskan Dukungan bagi Pariwisata dan Perkeretaapian Nasional
Dari Stasiun Tawang, Presiden Prabowo Gaungkan Visi Indonesia Indah, Modern, dan Berkelanjutan
Presiden Prabowo: Kereta Api Harus Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi dan Pelayanan Rakyat
Masyarakat Apresiasi Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kini Lebih Nyaman dan Bebas Banjir
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

