Politik
Habiburokhman: Komisi III DPR Dorong Reformasi Hakim, RUU Jabatan Hakim Segera Dibahas
Published
6 bulan agoon
Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama sejumlah organisasi perangkat pengadilan pada Selasa (31/3/2026). Forum ini menjadi langkah awal untuk menyerap masukan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Jabatan Hakim sekaligus menandai dimulainya pembahasan regulasi tersebut.
Pasca-Reformasi, kedudukan hakim dinilai masih menghadapi dualisme status. Di satu sisi, hakim telah ditetapkan sebagai pejabat negara, namun di sisi lain sistem pengelolaannya masih menyerupai Pegawai Negeri Sipil (PNS), mulai dari rekrutmen, kepangkatan, mutasi, hingga sistem gaji dan pensiun.
Kondisi ini memunculkan istilah “pejabat negara rasa PNS”. Padahal, hakim memiliki kewenangan besar dalam menjalankan fungsi peradilan dan membutuhkan jaminan perlindungan agar dapat bekerja secara profesional dan optimal.
Sejumlah peristiwa menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap hakim, mulai dari kasus terbakarnya rumah hakim Pengadilan Negeri Medan pada 2025 hingga berbagai bentuk teror dan kekerasan di sejumlah daerah. Hal ini semakin menegaskan urgensi pembentukan regulasi yang komprehensif.
“Kita ini benar-benar kick off pembahasan Undang-Undang Jabatan Hakim. Kita ingin agar para hakim dan seluruh unsur pendukungnya bisa menjalankan tugas secara maksimal, dengan kesejahteraan terpenuhi dan keamanan terjamin,” ujar Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
RDPU ini dihadiri oleh Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), Forum Solidaritas Hakim Ad Hoc, serta Ikatan Panitera dan Sekretaris Pengadilan Indonesia (IPASPI), sebagai bagian dari upaya DPR menghimpun aspirasi langsung dari para pelaku di lingkungan peradilan.
Komisi III menegaskan, RUU Jabatan Hakim akan dirancang sebagai regulasi komprehensif yang mencakup seluruh aspek jabatan hakim, termasuk unsur pendukung seperti kesekretariatan dan kepaniteraan, sehingga menjadi payung hukum terpadu bagi perangkat peradilan.
Dalam proses penyusunannya, DPR berkomitmen menerapkan prinsip meaningful participation dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi hakim, panitera, dan masyarakat untuk memberikan masukan.
“Dalam proses pembahasan, kami terbuka kapan saja untuk menerima usulan, tidak harus menunggu forum resmi,” tambahnya.
Ke depan, pembahasan RUU ini akan melibatkan pemerintah, dengan Kementerian Hukum dan Kementerian Sekretariat Negara sebagai mitra kerja DPR. Saat ini, Komisi III tengah menghimpun berbagai masukan untuk penyusunan naskah akademik dan draf RUU melalui Badan Keahlian DPR.
RUU Jabatan Hakim dinilai memiliki urgensi penting, salah satunya untuk menyinkronkan berbagai regulasi yang menegaskan hakim sebagai pejabat negara. Hal ini juga sejalan dengan amanat konstitusi yang menempatkan kekuasaan kehakiman sebagai kekuasaan yang merdeka dan sejajar dengan cabang kekuasaan lainnya.
Dengan penguatan status dan perlindungan hukum yang jelas, diharapkan profesionalisme hakim semakin meningkat, sehingga berdampak pada kualitas penegakan hukum di Indonesia.
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dipimpin Dasco, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria
Bertemu Wang Huning di Beijing, Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan MPR terhadap One China Policy
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

