Nasional
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Sukabumi – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 331/Sanca Manggala di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).
Di awal kegiatan, Menhan menerima paparan terkait kondisi kesiapan prajurit dan operasional pangkalan. Selanjutnya, Menhan melaksanakan peninjauan secara langsung terhadap sejumlah fasilitas dan sarana pendukung di area pangkalan guna memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung pelaksanaan latihan dan pembinaan prajurit.
Dalam pengarahannya di hadapan seluruh prajurit Yonif TP 331/SM, Menhan Sjafrie memberikan penekanan penting mengenai jati diri dan kualifikasi mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Infanteri. Menhan menegaskan bahwa prajurit TNI dilarang keras terlibat dalam pelanggaran disiplin dan harus selalu menjaga loyalitas tegak lurus, serta kemanunggalan dengan rakyat.
“Sebagai prajurit Yonif, kemampuan menembak adalah hal mutlak yang disertai oleh kemampuan bela diri, pembinaan fisik yang tangguh, serta disiplin pelaksanaan patroli. Kamu lahir dari rakyat, dibiayai oleh rakyat, dan bertugas untuk melindungi kedaulatan negara serta rakyat Indonesia,” tegas Menhan RI.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam arahannya menekankan pentingnya membangun tradisi dan kebanggaan satuan sejak dini. Wapang TNI meminta seluruh elemen satuan untuk membina nilai-nilai kejuangan dan jiwa korsa yang kuat demi menjaga kehormatan Batalyon.
“Bangun tradisi satuan secara konsisten untuk meningkatkan kebanggaan, semangat jiwa korsa, serta kehormatan prajurit terhadap satuannya. Jadikan satuan ini tempat menempa prajurit yang unggul, berdisiplin tinggi, dan berprestasi,” ujar Wapang TNI.
Kunjungan kerja Menhan RI ini turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Komandan Korem 061/Suryakencana (Danrem 061/SK), serta pejabat utama di lingkungan Kemhan dan TNI. (Biro Infohan Setjen Kemhan)


