Politik
Di Forum IPU Istanbul, Ruby Tekankan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas
Published
5 bulan agoon
Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI berpartisipasi dalam Sidang Umum ke-152 Inter-Parliamentary Union yang berlangsung di Istanbul pada 15–19 April 2026.
Delegasi Indonesia dipimpin Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, bersama Anggota BKSAP dari Fraksi PDI-Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri, serta Anggota BKSAP dari Fraksi Gerindra, Ruby Chairani Syiffadia.
Dalam forum tersebut, BKSAP menegaskan pentingnya kesetaraan dan perlindungan bagi penyandang disabilitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Dalam keterangannya, Ruby Chairani Syiffadia menekankan bahwa inklusi merupakan fondasi utama dalam pembangunan global, mengingat jumlah penyandang disabilitas di dunia mencapai sekitar satu miliar orang.
“Mengadopsi undang-undang hanyalah langkah awal. Tantangan utama terletak pada implementasi yang efektif,” ujar Ruby dalam sesi pembahasan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia, Jumat (17/4/2026).
Ia memaparkan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan parlemen, antara lain memperkuat implementasi regulasi melalui target terukur dan koordinasi lintas sektor, meningkatkan fungsi pengawasan serta sistem data agar kebijakan lebih tepat sasaran, serta memastikan alokasi anggaran yang inklusif mulai dari infrastruktur ramah disabilitas, teknologi bantu, pendidikan inklusif, hingga dukungan ketenagakerjaan.
Selain itu, Ruby juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja yang layak, penerapan kuota ketenagakerjaan, serta pengembangan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses perumusan kebijakan menjadi hal krusial.
“Kebijakan harus disusun bersama penyandang disabilitas, bukan hanya untuk mereka. Suara mereka harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan sosial inklusif tidak hanya berfokus pada perlindungan, tetapi juga pemberdayaan agar setiap individu dapat berkontribusi secara setara.
“Dengan begitu, masyarakat akan menjadi lebih adil, produktif, dan tangguh,” ucapnya.
Melalui forum IPU tersebut, Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan komunitas internasional dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Komitmen Indonesia jelas, yaitu mendorong pembangunan inklusif untuk semua,” pungkasnya.
Koordinasi Persiapan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan antara Kemhan, TNI dan Delegasi Jepang
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028
TNI Amankan Kedatangan Kapal JMSDF JS Kunisaki di Pelabuhan Kijing
Kadet KKRI Kunjungi Sekolah Rakyat di Bogor, Disambut Hangat dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa
Andre Rosiade Beri Bantuan untuk Balita Penderita Tumor di Padang
Mariana Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tanah Laut
Presiden Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia di New Delhi
Presiden Prabowo Tiba di New Delhi, Hadiri KTT BRICS ke-18
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

