Politik
Presiden Prabowo dan PM Modi Perluas Kolaborasi, Indonesia–India Sahkan 16 Kerja Sama Strategis
Published
3 bulan agoon
Pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026), menandai babak baru penguatan kemitraan strategis Indonesia dan India. Kedua pemimpin berhasil menyepakati 16 kerja sama strategis yang mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari pertahanan, antariksa, energi, kesehatan, pertanian, hingga riset dan teknologi.
Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen kedua negara untuk memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.
Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh kesepakatan yang telah dicapai akan segera ditindaklanjuti sehingga menghasilkan manfaat yang nyata.
“Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Presiden Prabowo.
Di hadapan Presiden Prabowo dan PM Modi, kedua negara melakukan pertukaran dokumen kerja sama berupa Extension of the Framework Agreement between the National Research and Innovation Agency Indonesia and the Indian Space Research Organisation on Cooperation in the Exploration and Uses of Outer Space for Peaceful Purposes. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi Indonesia dan India di bidang antariksa untuk tujuan damai.
Selain itu, Indonesia dan India juga mengumumkan 15 dokumen kerja sama lainnya yang mencerminkan semakin luasnya cakupan hubungan bilateral kedua negara. Kesepakatan tersebut meliputi kerja sama di bidang keselamatan dan keamanan maritim, penanggulangan bencana, pengembangan mineral dan teknologi rantai pasok baja, penguatan kolaborasi tenaga kesehatan, pelestarian Candi Prambanan, teknologi dan layanan telekomunikasi, regulasi produk medis, pertanian, pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu, riset, teknologi dan inovasi, pengadaan sistem pertahanan rudal BrahMos, kerja sama rudal udara ke udara, pengembangan teknologi material nonferrous, pembentukan strategic joint venture antara Steel Authority of India (SAIL) dan PT Krakatau Steel, serta kerja sama pendidikan manajemen antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelegensi Grahatama.
Rangkaian kesepakatan tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan India yang terus berkembang menjadi kemitraan strategis yang semakin komprehensif. Melalui kolaborasi di berbagai sektor, kedua negara berkomitmen memperkuat daya saing, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih dari itu, penguatan kerja sama ini diharapkan semakin memperkokoh peran Indonesia dan India sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik maupun dunia.
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dipimpin Dasco, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria
Bertemu Wang Huning di Beijing, Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan MPR terhadap One China Policy
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

