Politik
Pemekaran Bogor Timur dan Barat Terus Diperjuangkan, Mulyadi: Jangan Berhenti Dikawal
Published
3 jam agoon
Sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor tengah dipersiapkan untuk masuk dalam tahapan pemekaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), di antaranya Bogor Timur dan Bogor Barat. Namun, proses pembentukan kedua DOB tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait aspek teknis dan kemampuan anggaran negara.
Anggota Komisi V DPR RI, Mulyadi, mengungkapkan pemerintah saat ini masih menghadapi tantangan dalam merealisasikan pemekaran Bogor Timur. Meski demikian, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap mendorong sekaligus mengawal proses pembentukan DOB tersebut.
“Saya cukup bangga karena anak-anak muda di Jonggol ini terus memberikan kontribusi bagi wilayah Bogor Timur. Ada KKR dan Presidium Bogor Timur yang terus menagih kapan ‘merdekanya’ Bogor Timur ini. Namun, sebagai anggota Badan Anggaran, saya tahu kondisi keuangan negara saat ini masih sulit. Jadi, mohon izin agar ini terus dikawal,” ungkap Mulyadi, Senin (10/8/2026).
Menurut Mulyadi, pemekaran DOB Bogor Timur tetap dapat diperjuangkan apabila terdapat political will atau kemauan politik yang kuat dari pemerintah.
“Harusnya bisa diperjuangkan kalau ada political will, artinya ada keberpihakan dan keinginan kuat untuk mewujudkannya. Sebab, ada beberapa wilayah lain yang masuk kekhususan sehingga moratoriumnya bisa dikesampingkan. Hal seperti itu yang bisa diupayakan,” tuturnya.
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat V tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyuarakan aspirasi pemekaran DOB Bogor Timur maupun Bogor Barat di tingkat pusat.
“Mungkin kami di DPR RI yang harus terus menyuarakan hal itu. Secara tahapan, proses pemekaran Bogor Timur dan Barat sudah masuk ke fase yang pada akhirnya akan menghasilkan kajian Rancangan Undang-Undang (RUU) DOB untuk dibahas oleh Dirjen Otonomi Daerah dan Komisi II DPR RI,” tandasnya.
Menutup pernyataannya, Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa dirinya pernah terlibat dalam Rapat Paripurna pengesahan Kabupaten Pangandaran sebagai daerah otonom baru (DOB).
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembentukan daerah otonom baru tidak dapat dilepaskan dari dukungan APBN. Besaran dukungan anggaran harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, hingga kesiapan sarana dan prasarana.
Karena itu, Mulyadi menekankan bahwa apabila pemekaran telah ditetapkan melalui undang-undang, diperlukan kajian yang matang untuk menentukan bentuk dan besaran dukungan APBN bagi pelaksanaannya.
Ia berharap seluruh proses pemekaran dapat dikawal secara konsisten sehingga aspirasi masyarakat Bogor Timur dan Bogor Barat dapat memperoleh kepastian serta diwujudkan secara terukur sesuai kemampuan keuangan negara.
Menhan Sjafrie Bertemu Elbridge Colby, Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan Berbasis SDM dan Profesionalisme
Bob Hasan Dorong RUU Perampasan Aset Segera Masuk Perumusan Pasal
Alimudin Kolatlena Optimistis RUU Daerah Kepulauan Disahkan pada 2026
Husein Fadlulloh: “Asgar” Bisa Jadi Senjata Garut Menembus Pasar Kerja Dunia
Pemekaran Bogor Timur dan Barat Terus Diperjuangkan, Mulyadi: Jangan Berhenti Dikawal
Habiburokhman Soroti Kematian Mantan Istri Anggota Polri di Medan, Minta Kasus Diusut Transparan
Garut Tak Sekadar Swiss van Java, Husein Fadlulloh Dorong Potensi Ekonomi Naik Kelas ke Dunia
Tak Tinggal Diam, Gerindra Aceh Tengah Bergerak Berikan Bantuan Korban Kebakaran Jagong Jeget
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

