Connect with us

Nasional

Percepat Stabilitasi Harga, BKP Kementan Lakukan OP Cabai

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA—Stabilisasi harga pangan selama Ramadan dan Idul Fitri 2019, telah mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Pemerintah dianggap mampu menjaga stabilitas harga  di seluruh wilayah. Tapi, masih ada komoditas pangan khususnya cabai yang harganya fluktuatif.

Berdasarkan laporan panel harga Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, cabai merah keriting di Jakarta yang rata-rata Rp34.399/kg di awal Ramadan, mulai mengalami kenaikan beberapa hari mendekati hari H Idul Fitri. Harga rata-rata Rp46.818/kg.  Bahkan sampai H+4 Idul Fitri 2019, harga cabai merah keriting masih di angka Rp49.444/kg.

Meskipun sudah mulai  terjadi tren menurun dam fluktuasi harga tersebut masih dianggap wajar, Kementan tak tinggal diam. Untuk mempercepat stabilisasi harga cabai, di hari pertama masuk kerja ini, Senin, 10 Juni, BKP Kementan melakukan Operasi Pasar (OP) cabai di sepuluh titik, 8 pasar eceran di Jakarta yang harga cabai tinggi, Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Mingggu Jakarta, dan TTIC Cimanggu Bogor.

“Kami tidak mau ambil risiko terhadap fluktuatif harga cabai ini, karena cabai dibutuhkan oleh seluruh masyarakat dalam kesehariannya. Setiap terjadi lonjakan harga cabai, kami langsung melakukan tindakan seperti yang kami lakukan sebelumnya beberapa hari menjelang Idul Fitri,” jelas Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, Risfaheri.

Dalam OP kali ini, cabe merah keriting dijual dengan harga Rp35 ribu/kg, cabe rawit merah Rp18 ribu/kg, dan bawang merah Rp20 ribukg. “Kami bisa pasarkan dengan harga murah, karena komoditas tersebut didatangkan langsung dari kelompok tani binaan,” ujarnya.

Advertisement

Adapun 8 lokasi pasar yang menjadi sasaran OP adalah Pasar Johar Baru, Pasar Kalibaru, Pasar Grogol, Pasar Kramat Jati, Pasar Cibubur, Pasar Pos Pengumben, Pasar Tebet Barat, serta Pasar Kelapa Gading.

“Seiring menurunnya permintaan seusai Idul Fitri 2019, dan adanya OP yang kami lakukan. Kami harap dalam beberapa hari ini harga sudah benar2 stabil dan normal kembali,” harap Risfaheri.

Risfaheri menjelaskan, Salah satu penyebab berfluktuasinya harga cabai segar, karena memiliki umur simpan yang pendek, yakni hanya 3-4 hari. Itu membuat pedagang sulit mempertahankan stok cabai tersebut.

Menurut Risfaheri, pihaknya bisa memahami, karena mendekati hari H Idul Fitri sebagian petani perhatian sudah beralih pada persiapan lebaran, sehingga pasokan cabai ke pasar mulai terganggu, dan  pedagang yang berjualan juga sudah mulai berkurang.

“Kalaupun ada pedagang yang berjualan pada H-2, H-1 dan H+1, H+2 Idul Fitri tentu harganya sudah tinggi karena pasokan dan penjual sudah terbatas,” tambah Risfaheri.

Advertisement

Ujang, salah satu pedagang di Pasar Raya Padang, mengatakan, pada hari H+3 Idul Fitri, harga cabai merah keriting masih Rp60 ribu/kg. Itu karena terganggu masa lebaran. Menurutnya harga akan bergerak normal mulai minggu ini. Pantauan di Pasar Induk Kramat Jati, pada H+4 Idul Fitri, aktivitas mulai normal.

Berdasarkan data Info Pangan Jakarta, harga cabe merah keriting di Jakarta pasca Idul Fitri (H+4) rata-rata Rp48.260/kg. Harga tertinggi mencapai Rp7 ribu/kg, dan harga di pasar Induk Kramat Jati masih tergolong tinggi, Rp55 ribu/kg. Harga cabe rawit merah di Jakarta pasca Idul Fitri (H+4) rata-rata Rp36.869/kg, dan harga bawang merah rata-rata Rp39.695/kg. Meski harga bawang merah relatif stabil dibandingkan cabai, tetapi harga bawang merah masih di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan yakni Rp32 ribu/kg. (rls)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...