Connect with us

Nasional

Ini Penekanan Jokowi di HUT ke-73 Bhayangkara

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT ke-73 Bhayangkara yang berlangsung di Silang Monas, Jakarta, Rabu (10/7). Upacara yang berlangsung khidmat itu, Jokowi menyampaikan sejumlah amanat.

Di antaranya, Presiden mengapresiasi kinerja Polri atas kontribusinya dalam membangun bangsa. Berkat kerja keras aparat korps Bhayangkara itu, situasi bangsa jadi aman. Penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Terutama seiring dengan kesuksesaan Indonesia menjadi tuan rumah event besar seperti Asian Games, Asian Para Games, IMF, dan Pemilu serentak.

“Namun kita tidak boleh berpuas diri. Karena, tantangan ke depan semakin kompleks. Kejahatan konvensional harus dijadikan perhatian. Kejahatan lintas negara terorisme perdagangan orang jangan sampai terjadi,” ujar Jokowi.

Perhatian lain mantan gubernur DKI Jakarta itu yakni terhadap konflik sosial dan kejahatan yang mengancam kekayaan negara. Contohnya pada kasus pembalakan liar dan pencurian ikan. Untuk itu, mantan wali Kota Solo meminta polri meningkatkan akuntabilitas dan transparansi lembaga.

Sementara itu, yang tidak kalah penting lagi dia menyoroti kasus terorisme. “Saya menegaskan terorisme dan radikalisme menjadi ancaman serius,” ucapnya.

Advertisement

Respons PDIP Soal Syarat Rekonsiliasi yang Diajukan Kubu Prabowo

Foto Kemeriahan HUT Ke-73 Bhayangkara di Polres Parepare, Kapolres Bersama Istri Diserbu Berswafoto

Bintang Baru Brasil Beri Lampu Hijau ke Milan

Menurutnya kejahatan berbasis teknologi harus menjadi perhatian. Sebab ancaman semakin tinggi seiring dengan masifnya perkembangan teknologi. Hal itu berpotensi tinggi dalam penyebaran konten berita bohong atau hoaks. Oleh sebab itu, Polri harus terus berkembang menghadapi kejahatan-kejahatan ini.

Peringatan HUT ke-73 Bhayangkara berlangsung khidmat dan meriah. Sejumlah pejabat negara pun turut hadir. Kemeriahan terlihat dengan kehadiran pasukan Turangga dari polisi satwa. Mereka nampak menunggangi kuda.

Pertunjukan yang tidak kalah menarik yakni marching band polwan, atraksi kesenian tradisional berupa aksi gamelan diiringi tari tradisional dari pasukan gabungan TNI-Polri.

Advertisement

Acara semakin meriah dengan aksi 22 penerjun payung pasukan gabungan TNI-Polri dari ketinggian 8.000 feet. Para penerjun itu diangkut oleh Pesawat Casa jenis 212 200 buatan 1986 yang diterbangkan pilot AKP Andri Maulana dan copilot Iptu Ilham. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...