Connect with us

Nasional

Wanita Ini Rela Serahkan Mahkotanya demi NKRI

Published

on

Kabarpolitik.com, BOGOR– Seorang ibu, Yulia Anita Sulisda (51) rela menggunduli kepalanya karena pasangan Jokowi-Ma’ruf menang di Pilpres 2019. Ia nekad memangkas rambutnya yang sepinggang itu karena sudah bernazar.

“Jadi saya bernazar kalau pak Jokowi menang saya akan menggunduli rambut saya. Padahal rambut saya sepinggang,” kata Yulia ditemui usai acara ‘Visi Indonesia’ di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7) malam.

Yulia yang merupakan warga Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat ini mengaku wilayahnya merupakan basis Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan koalisi penantang Jokowi-Ma’ruf. Di daerah itu sulit untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.

Namun hal itu terbantahkan, karena secara nasional Jokowi-Ma’ruf menang dalam Pilpres 2019. Atas dasar tersebut, Yulia mengaku menggunduli sendiri rambutnya.

“Suami saya sendiri yang bekerja di Papua enggak tahu kalau istrinya botak, anak juga belum tahu, semua keluarga juga belum tahu, saya mau beri kejutan saja,” ungkap Yulia.

Advertisement

Pidato Berapi-api Jokowi: Pangkas, Hajar, Bubarkan!

Politikus PDIP Heran Masih Ada yang Tak Suka Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo

Pemprov Tak Transparan, Rapat Soal Temuan BPK Tertutup

Lebih jauh, ibu dua orang anak ini menuturkan, ada istilah rambut merupakan mahkota seorang wanita. Karena itu dirinya rela menyerahkan ‘mahkotanya’ sebagai nazar demi kemenangan Jokowi.

“Karena bagi seorang wanita rambut adalah mahkota, ya berarti mahkota saya yang sangat berharga saya serahkan untuk NKRI,” tandas Yulia.

Untuk diketahui, petahana Jokowi-Ma’ruf telah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penetapan kemenangan itu setelah ditolaknya gugatan Prabowo-Sandi terkait PHPU Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Advertisement

Dalam Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara 55,50 persen, sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi memeroleh 44,50 persen. Prabowo pun telah mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi-Ma’ruf dalam pertemuannya pada Sabtu (13/7). (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...