Connect with us

Nasional

Tunggu, Tim Investigasi Novel Baswedan Beber Temuan Hari Ini

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA — Polri akan membeberkan rekomendasi tim pakar investigasi kasus Novel Baswedan hari ini (16/7). Wadah Pegawai (WP) KPK berharap, tim mengungkap siapa pelaku lapangan dan aktor intelektual penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Penegasan itu kembali didengungkan setelah munculnya berbagai spekulasi liar, yang menyebut tim pakar bentukan Polri hanya akan mengumumkan aktor intelektual saja.

”Yang kami inginkan itu adalah pelakunya ditangkap, diadili, baik itu aktor yang melakukan penyerangan di lapangan maupun aktor di belakangnya,” kata Ketua WP KPK, Yudi Purnomo (14/7).

Salah satu spekulasi yang berkembang adalah terkait dengan keterlibatan jenderal bintang tiga. Spekulasi itu menjurus pada sosok mantan Kapolda Metro Jaya, Iriawan yang saat ini berpangkat komisaris jenderal (komjen).

Namun, Iriawan tidak terima dengan spekulasi tersebut. Bahkan, dia menilai spekulasi itu hanya untuk mencari sensasi belaka.

Advertisement

Yudi mengatakan, pengungkapan kasus teror terhadap Novel sangat berarti bagi KPK. Sebab, dari situ, harapan agar teror-teror lain yang pernah menimpa pegawai dan pimpinan KPK dapat terbongkar akan kembali muncul.

Fotografer Unggah Momen Cut Meyriska dan Roger Danuarta Pemotretan Pra-nikah, Segera Nikah?

Ofo Dai Wei

Ajax Sudah Konfirmasi De Ligt ke Juventus

Dan memberi semangat bagi keluarga besar KPK. ”Sampai saat ini seluruh teror tersebut tidak pernah terungkap dan tidak pernah bisa ditangkap siapa pelakunya,” ujarnya.

Bila pengungkapan kasus Novel tidak terungkap maksimal, Yudi pun kembali meminta Presiden Joko Widodo untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) independen.

Advertisement

”Kalau rekomendasi tim pakar kepada Kapolri tidak menemukan pelakunya, maka sudah tidak ada jalan lagi bagi Bapak Presiden Jokowi untuk segera membentuk TGPF,” tegasnya.

Untuk diketahui, rencananya Polri akan mengumumkan hasil tim pakar investigasi kasus penyerangan Novel hari ini. Laporan itu diserahkan oleh tim pakar pekan lalu. Isinya berupa 170 halaman laporan dan 1.500 halaman lampiran. (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...