Connect with us

Nasional

Sirkulasi Kepemimpinan DPD Harus Mengedepankan Visi Lembaga

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA — Bursa sirkulasi kepemimpinan di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat.

Selain anggota DPD petahana, beberapa figur baru digadang-gadang memimpin lembaga legislatif tersebut.

Mencermati hal itu, Tamsil Linrung, Anggota DPD terpilih dari Sulawesi Selatan mengatakan agar koleganya tidak terjebak pada opsi personal.

“Dibutuhkan narasi kelembagaan untuk memperkuat DPD, agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Bicara siapa dapat apa, tidaklah esensial. Kepentingan lembaga, rakyat di atas kepentingan personal ,” katanya di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (18/7/2019).

Menurut politisi senior di Senayan ini, DPD harus punya agenda yang jelas bagaimana mengemban amanah yang dititipkan oleh rakyat. Karena di lingkup legislatif, para senator yang terpilih tersebut memperoleh legitimasi sangat kuat. Satu anggota DPD bahkan ada yang mendapat dukungan jutaan suara.

Advertisement

“Rakyat tentu menunggu kiprah kita. Terutama dalam mengartikualsikan kepentingan daerah”, lanjut Tamsil. Untuk menunjukkan kiprah, DPD mesti punya arah yang jelas mau ke mana.

Selain arah, visi dan misi lembaga, Tamsil juga berharap anggota DPD konsen untuk membenahi kodisi internal. Seperti adanya faksi-faksi yang sudah jadi rahasia umum. Sebab situasi tersebut, mempengaruhi kepercayaan dan dukungan publik kepada DPD. Salah satu pekerjaan rumah DPD saat ini adalah pengembalikan wibawa lembaga dengan membangun soliditas.

“DPD butuh solidarity maker. Dan kita semua, rekan-rekan anggota DPD, mesti berperan menjadi bagian dari solidarity maker tersebut,” lanjut Tamsil.

Tamsil berharap, ke depan DPD tidak boleh dikelola seperti memimpin perusahaan, apalagi dengan gaya premanisme. Kalau tidak suka, main pecat atau sanksi. DPD merupakan institusi negara. Milik bersama, milik rakyat. Sehingga semua pikiran, ide gagasan, harus diakomodir dan dikomunikasikan.

“NKRI eksis, tegak menghadapi berbagai problem dan dinamikanya, juga karena buah pikiran pendiri bangsa. Itu harus kita warisi. Lagi pula, pikiran-pikiran itu, adalah kristalisasi problem dan kebutuhan dari bawah. Ilustrasi kondisi kebatinan bangsa. Merefleksikan denyut kehidupan di setiap daerah yang diwakili oleh para anggota yang amat beragam,” pungkas mantan pimpinan Badan Anggaran DPR RI ini. (rdi)

Advertisement

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...