Connect with us

Nasional

Koopssus TNI 80 Persen Pengintai, 20 Persen Penindak

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Koopssus TNI (Komando Operasi Khusus) yang baru saja dibentuk, memiliki tugas khusus dalam penanggulangan terorisme baik dalam dan luar negeri.

Landasan pembentukan Koopssus sebagai badan pelaksana pusat Mabes TNI adalah Perpres 42/2019 yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Panglima TNI 19/2019. Koopssus berada langsung di bawah panglima yang bisa digerakkan atas perintah presiden.

Komandan Koopssus TNI diisi perwira tinggi bintang dua promosi. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menunjuk Brigjen TNI Rochadi yang sebelumnya bertugas sebagai direktur A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

Bermarkas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Koopssus TNI dilahirkan sebagai bentuk baru dari Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI. Saat era Panglima TNI Moeldoko, organisasi itu sempat hadir. Namun, kemudian hilang. Nah, kemarin Hadi menghidupkan kembali dengan bentuk baru.

Hadi tidak mengelak adanya kesamaan tersebut. Dia menyatakan bahwa Koopssus TNI sama dengan Koopssusgab TNI. ”Saat itu belum ada UU-nya. Sekarang sudah ada UU-nya, keppres, dan perpresnya untuk pembentukan Koopssus,” terangnya.

Advertisement

Selain nama yang mirip, prajurit yang mengawaki Koopssus serupa dengan Koopssusgab TNI. Yakni, satuan khusus dari tiga matra TNI: Kopassus (TNI-AD), Denjaka (TNI-AL), dan Paskhas (TNI-AU).

Hadi menyatakan, tugas Koopssus adalah menanggulangi terorisme, baik di dalam maupun luar negeri. ”Yang mengancam ideologi, kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia,” terang Hadi.

Meski tidak terperinci, Hadi menuturkan, jumlah personel pendukung dalam Koopssus sebanyak 400 prajurit. Sementara itu, tim yang khusus dipakai sebagai penindak satu kompi. Jika ditotal, jumlahnya sekitar 500 personel. Sebagian besar di antaranya masuk tim penangkal.
”Intelijen 80 persen. Kami laksanakan surveillance atau observasi jarak dekat,” bebernya. Sisanya, 20 persen, merupakan tim penindak.

Persija Mogok Lagi, PSM Juara

Calon Menteri Golkar Sudah di Kantong Airlangga Hartanto

Hidayat Nur Wahid: PKS di Luar Kabinet, Tak Perlu Dicurigai

Advertisement

Hadi memastikan bahwa Koopssus akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Densus 88 Antiteror yang bergerak di bawah Mabes Polri.

Menyikapi terbentuknya Koopssus TNI, Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mempertanyakaan keterlibatan TNI dalam upaya penanggulangan terorisme. Sebab, selama ini keterlibatan TNI sebatas perbantuan apabila dibutuhkan Polri.

”Jika satuan ini digunakan untuk mendukung upaya penanggulangan terorisme, dalam situasi seperti apa kekuatannya akan digelar dan digerakkan,” katanya. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

The post Koopssus TNI 80 Persen Pengintai, 20 Persen Penindak appeared first on FAJAR.

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...