Connect with us

Nasional

LHKPN Capim KPK Ribut, Pansel Tuding Cara Jegal Seseorang

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Pansel Capim menanggapi perdebatan publik terkait ribut-ribut LHKPN Capim KPK yang tidak disetorkan kepada lembaga antirasuah.

Anggota Pansel Capim KPK, Hendardi menilai, polemik soal LHKPN itu muncul dari isu yang sengaja dikembangkan pengamat dengan maksud menjegal capim KPK lainnya.

“Ini cara lain untuk menjegal calon lain. Itu enggak adil dong. Kami mengajukan syarat yang sama dengan 4 tahun lalu. Tidak ada yang dilebihkan atau kurangi,” kata Hendardi di Kantor Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), Jalan Veteran 1, Gambir, Jakarta Pusat, (5/8).

Sebelumnya, pakar hukum tata negara dari Pukat UGM, Zainal Arifin Mochtar berpendapat bahwa penyerahan LHKPN dalam proses seleksi tahap administratif adalah suatu keharusan.

Zainal menilai, pada tahap itu dapat mengetahui mereka-mereka yang tak mematuhi LHKPN dan harus dicoret namanya dari daftar pencalonan.

Advertisement

Hendardi pun merasa heran dengan kritik Zainal. Direktur Eksekutif SETARA Institute ini mempertanyakan, mengapa kritik Zainal tidak dilakukan pada empat tahun yang lalu. Padahal saat itu, salah seorang Komisioner KPK yang kini menjabat, Saut Situmorang kurang melangkapi berkas pelaporan.

“Kenapa 4 tahun lalu orang-orang ini enggak ributin itu. saya tanya deh, kenapa?” tanya Hendardi.

Hendardi menjelaskan, terkait Saut Situmorang, pada waktu 4 tahun lalu, memang ada kekurangan pada pelaporan LHKPN, tapi syarat dan catatan sebagainya masih sama.

Karena pada awal pendaftaran peserta mesti memasukan surat pernyataan di atas materai bahwa akan membuat LHKPN apabila terpilih.

“Kenapa sekarang diributin? LHKPN itu kan laporannya ke KPK, jelas orang-orang yang berasal dari unsur KPK, sudah siap dengan itu semua,” sambungnya.

Advertisement

Oleh karena itu, Hendardi menegaskan bahwa pihaknya menerapkan sistem administratif yang sesuai. Sebab ia telah meminta perjanjian kepada para peserta seleksi capim KPK untuk menyerahkan LHKPN saat terpilih nanti.

“Wajib membuat pernyataan di atas materai pada waktu pendaftaran, nanti waktu ketika terpilih, wajib membuat LHKPN, kalau tidak dibuat, bisa digugurkan,” tegasnya.

Dalam Tiga Hari, Devo Terima Dua Penghargaan

Puan Maharani Ungkap Niat Pemerintah Naikkan Iuran BPJS

Ahmed Bin Abdul Aziz Tolak Terlibat Koalisi Militer AS-Inggris

Javad Zarif Beber Sanksi AS karena Tolak Undangan Trump

Advertisement

JK Lantik Pamong Praja Muda IPDN

Diketahui, pada Jumat (2/8) lalu, Saut Situmorang membantah bahwa dirinya tidak patuh pada pelaporan LHKPN sebelum menduduki posisi pimpinan KPK. Saut menegaskan dirinya taat pada pelaporan LHKPN.

“Jadi begini, mungkin karena aku enggak mau nyebut namanya ya (anggota Pansel yang bilang belum melapor LHKPN). Mungkin itu muncul ketika wawancara terakhir, bahwa saya punya mobil (Jeep Rubicon),” kata Saut dalam diskusi ‘Pantang Absen LHKPN’ di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, (2/8).

Saut yang merupakan mantan petinggi jajaran Badan Intelijen Negara (BIN) ini menegaskan, karena alasan mobil Rubicon tersebut Saut dinilai tidak melaporkan LHKPN. Padahal, ketika menduduki jajaran BIN, Saut mengklaim patuh melaporkan LHKPN.

“Jadi kaya ada framming di kepala, bahwa saya tidak melaporkan hartanya,” sesal Saut.

Advertisement

Melihat pada pelaporan LHKPN pimpinan KPK, sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang melaporkan harta kekayaannya pada 2007, 2011, 2013 dan 2014. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

The post LHKPN Capim KPK Ribut, Pansel Tuding Cara Jegal Seseorang appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...