Connect with us

Nasional

Adu Parang Hingga Tewas Gara-gara Rebutan Air

Published

on

Kabarpolitik.com, GOWA — Krisis air bersih ternyata dapat memantik aksi tindak kriminal. Seperti yang terjadi di Kabupaten Gowa, sesama tetangga saling adu parang hingga berujung pembunuhan.

Kejadian ini berlangsung di Kampung Paukiri, Dusun Paukiri, Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Minggu (30/9) pukul 16.30 Wita.

Kacong Dg Ngempo (60) yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani, harus meregang nyawa di tangan dua orang tetangganya. Masing-masing Usman Dg Ngitung (60), dan Muh Said Dg Naba (43).

Peristiwa ini dipicu oleh protes kedua tetangga korban berlatar pembagian air irigasi untuk persawahan. Perpecahan serta ‘perang’ dingin mereka yang masih punya ikatan kekerabatan ini sudah berlangsung selama lima tahun terakhir.

Tapi menurut pihak keluarga lainnya, awal perselisihan antara Usman Dg Ngitung dan Kacong Dg Ngempo sudah berlangsung kurun sembilan tahun. Penyebabnya adalah sengketa tanah.
Pembunuhan secara sadis terhadap Kacong berlangsung di depan rumahnya.

Advertisement

Luka parah dialami korban di sekujur tubuhnya. Di dada tampak luka menganga yang cukup panjang dan dalam akibat tebasan parang. Ada pula luka parah di beberapa bagian wajah dan leher korban.

Peristiwa sadis ini disaksikan Anti (15), cucu korban Kacong. Sebab saat itu mereka berdua tengah duduk-duduk di dipan depan rumahnya.

Dari kesaksian Anti, sebelum kejadian, kedua pelaku berteriak menantang kakeknya untuk berkelahi. Bahkan terdengat kata-kata umpatan yang dilontarkan pelaku.

Karena tak lagi bisa menerima kalimat-kalimat tak senonoh tersebut, akhirnya korban emosi pun tersulut. Dia balas mengumpat. Karena tertantang, akhirnya kedua pelaku keluar dari rumahnya sambil membawa parang dan mendatangi korban.

“Keduanya langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan sebilah parang hingga korban meninggal dunia di TKP. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka terbuka pada kepala dan sekujur tubuhnya. Motifnya adalah dendam lama terkait sengketa tanah,” kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, kemarin.

Advertisement

Sesaat setelah kejadian, anggota Polsek Bajeng yang dipimpin Kapolsek Bajeng langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti diamankan. Masing-masing sebilah parang. Sebilah badik. Satu sarung parang, dan satu batu kali.

Usai menghabisi korban, Usman langsung menyerahkan diri ke Polsek Bajeng. Sementara Muh Said diamankan petugas di Sileo 1, Desa Paraikatte.

Dari kejadian yang menggemparkan warga ini, tersangka Usman juga mengalami luka-luka. Hal itu diakibatkan oleh perlawanan korban yang dibantu anaknya bernama Syamsuddin Dg Bombong.

“Dengan pertimbangan keamanan, kedua pelaku pembunuhan telah dibawa petugas Polsek Bajeng ke Polres Gowa. Kedua tersangka dijerat pasal 340, subsider 338 subsider pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup,” terang AKP Mangatas.

Dalam catatan kepolisian, Usman merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama pada tahun 1988 di Kecamatan Bajeng. Ia divonis penjara selama 10 tahun, dan menjalani hukuman 6 tahun dua bulan. (sar/bkm/fajar)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...