Politik
Novita Wijayanti Dorong ASN Tingkatkan Literasi Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Sejahtera
Published
2 bulan agoon
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan literasi keuangan agar mampu mengelola pendapatan secara bijak sekaligus mempersiapkan kondisi finansial yang lebih baik di masa depan. Hal tersebut disampaikan dalam Talkshow Financial Management: Protect Your Wealth, Grow Your Wealth yang diselenggarakan Biro SDM Aparatur Setjen DPR RI di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Wakil Ketua BURT DPR RI, Novita Wijayanti, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan penting bagi setiap ASN, tanpa memandang besar kecilnya penghasilan.
“Materinya luar biasa. Pendapatan besar tetapi tidak dikelola dengan baik juga berbahaya, begitu pula pendapatan kecil. Apa pun besarnya penghasilan, kita harus mampu mengelola keuangan dengan baik,” ujar Novita.
Ia menegaskan, pengelolaan keuangan tidak hanya sebatas menabung, tetapi juga mencakup investasi, persiapan dana pensiun, dana kesehatan, hingga perencanaan kebutuhan jangka panjang agar tetap mandiri secara finansial.
Srikandi Fraksi Partai Gerindra itu berharap edukasi literasi keuangan dapat terus diberikan kepada ASN. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu pegawai menghindari persoalan finansial di kemudian hari.
“ASN yang sudah memiliki pendapatan harus bijak mengelola keuangannya. Bisa menabung, berinvestasi, atau berbisnis sesuai kemampuan, sehingga di hari tua tetap tenang, sehat, mandiri, dan tidak terbebani hutang yang tidak mampu dibayar,” katanya.
Novita juga mengingatkan pentingnya pengendalian diri di tengah kemudahan berbelanja melalui platform digital. Ia menilai kebiasaan membeli barang tanpa mempertimbangkan kebutuhan seringkali membuat penghasilan cepat habis.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mengenai perencanaan, pengelolaan, hingga investasi keuangan.
“Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman tentang bagaimana memanfaatkan penghasilan, mulai dari perencanaan, pengelolaan, investasi, hingga persiapan keuangan untuk masa pensiun, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang,” ujar Suprihartini.
Talkshow tersebut menghadirkan Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti sebagai keynote speaker, serta Founder & CEO ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie, Founder & CEO Finansialku.com Melvin Mumpuni, dan narasumber dari Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, serta Taspen. Selain sesi diskusi, peserta juga memperoleh layanan konsultasi keuangan, booth interaktif, dan berbagai aktivitas edukatif mengenai pengelolaan keuangan.
Menhan RI Bersama Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis Tinjau Latma PEGASE 2026
KRI Sriwijaya-100 Resmi Memperkuat Kekuatan Pertahanan Maritim Indonesia
PC PIRA Cilacap Ajak Warga Bergerak Bersama Jaga Lingkungan Lewat Indonesia ASRI
Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Rampung Oktober 2026
Imron Amin Soroti Maraknya Dugaan Pemalsuan TNKB Khusus Pimpinan dan Anggota Dewan
Nusantara Explorer Hadir 28 September, Andre Rosiade Minta KAI Jaga Kualitas Layanan
Endang Thohari Soroti Rendemen Tebu, Dorong Pemetaan Data Petani di Setiap Daerah
Presiden Prabowo Terbitkan Perpres, Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

