Connect with us

Politik

Ajeng Wira Wati Usulkan Gabungan Jalur Prestasi dan Zonasi Untuk PPDB 2024/2025 di Surabaya

Published

on

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, mengatakan sering mendengar keluhan dari calon wali murid yang menginginkan agar kuota jalur prestasi diperbanyak dan kuota jalur zonasi dikurangi. Keluhan ini mencuat seiring wacana pemerintah pusat untuk menghapus jalur zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Hal ini untuk menghindari pandangan yang menganggap jarak sebagai satu-satunya patokan, tanpa memperhitungkan prestasi, atau fenomena orang tua yang membeli atau menyewa rumah dekat sekolah,” ujarnya, Minggu (8/12/2024).

Mengenai distribusi kuota jalur zonasi dalam PPDB tahun ajaran 2024/2025 di Kota Surabaya, Ajeng menjelaskan bahwa untuk jenjang SD, jalur zonasi memperoleh kuota sebesar 70 persen yang dibagi berdasarkan jarak di setiap kelurahan dan kecamatan. Sementara itu, pada PPDB SMP, kuota jalur zonasi sebesar 50 persen, jalur prestasi 30 persen, dan 20 persen sisanya dialokasikan untuk jalur afirmasi.

Daripada menghapus jalur zonasi sepenuhnya, Ajeng menyarankan agar jalur zonasi digabungkan dengan jalur prestasi pada PPDB tahun ajaran mendatang.

“Kami berharap, pada PPDB SMP nanti, jalur zonasi 50 persen dapat digabungkan dengan jalur prestasi 30 persen, sehingga total 80 persen diperuntukkan untuk jalur prestasi zonasi,” imbuhnya.

Advertisement

Politikus Gerindra ini menegaskan bahwa peleburan jalur prestasi dan zonasi akan mengurangi ketergantungan pada jarak rumah ke sekolah, dan diharapkan pihak sekolah lebih mempertimbangkan prestasi akademik maupun non-akademik siswa.

Dengan usulan sistem ini, Ajeng berharap pelaksanaan PPDB menjadi lebih adil dan tepat sasaran, sehingga peserta didik bisa mengakses pendidikan di sekolah terdekat, dengan prioritas pada prestasi, meskipun bukan satu-satunya faktor penentu.

“Kami berharap pelaksanaan PPDB tahun ajaran baru nanti lebih fleksibel. Jika untuk jenjang SD pertimbangannya adalah usia dan jarak, untuk SMP kami berharap bisa lebih mengutamakan prestasi sebelum mempertimbangkan jarak,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...