Connect with us

Nasional

Alamak… Cuma Tergiur Duit Rp 500 Ribu, Kurir Ganja 5 Kg Ini Terancam 20 Tahun Bui

Published

on

Kabarpolitik.com, DENPASAR – Karena tergiur mendapat uang Rp 500 ribu, Albertus Novi nekat menjadi kurir narkotika jenis ganja.

Tidak tanggung-tanggung, Albertus membawa ganja seberat 5.038,17 gram atau 5 kilogram. Kini, pria 29 tahun itu terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Wayan Sulasmi memasang dua pasal sekaligus dalam dakwaan yang dibacakan di persidangan di PN Denpasar.

Pada dakwaan pertama, JPU mendakwa Albertus dengan Pasal 114 ayat (2) undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Albertus juga dijerat dengan Pasal 111 ayat (2) UU yang sama. Jika terbukti melanggar Pasal baik yang didakwakan dalam dakwaan alternatif pertama maupun ke-Dua, Albertus bakal dipidana penjara maksimal 20 tahun.

Advertisement

“Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar,

menyerahkan atau menerima Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman berupa ganja,” ungkap JPU di muka majelis hakim yang diketuai Angeliky Handajani Day, kemarin (22/10).

Dijelaskan lebih lanjut, Albertus sebagai terdakwa menerima paket berisi ganja sebanyak 5.038,17 gram netto melalui jasa pengiriman JNE.

Albertus bersedia disuruh oleh seseorang yang mengaku bernama Budi (saat ini DPO) untuk mengambil paket dengan upah Rp.500 ribu per paket.

Pada Kamis 7 Juni 2018, terdakwa dihubungi petugas JNE bahwa ada paket baju dan tas disuruh ambil di Jalan Muhamad Yamin, Renon, Denpasar.

Advertisement

“Pada hari yang sama, terdakwa kemudian mendatangi kantor JNE untuk mengambil paket barang tersebut,” imbuh jaksa.

Setelah terdakwa selesai menandatangani administrasi, petugas JNE kemudian menyerahkan 1 paket kardus.

Selanjutnya, paket itu terdakwa taruh di sela stang dan jok motor. Saat terdakwa hendak pergi, petugas BNNP Bali langsung mengamankan terdakwa.

Saat petugas membuka 1 paket kardus yang sudah dikuasai terdakwa, ditemukan 6 paket daun kering dan ranting ganja dengan masing-masing berat yakni, 810,86 gram netto, 824,63 gram netto, 888,51 gram netto, 888,51 gram netto, 830,19 gram netto, 842,53 gram netto, dan 840,46 gram netto.

Atas dakwaan itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Dodi Arta Kariawan tidak keberatan sehingga sidang dapat dilanjutkan ke agenda pembuktian. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. (rb/san/mus/JPR)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...