Nasional
BNN Gulung Sindikat Narkoba, 1 Orang Ditembak Mati
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyita puluhan ribu pil ekstasi dari tangan seorang bandar di perairan Langsa Aceh, Rabu (14/11).
Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB, di Gampong Pintu Seuliemeun, Kab. Aceh Besar, dibekuk tersangka Burhanudin alias Burhan yang merupakan DPO perkara tindak pidana Narkotika di daerah Pangkalan Susu, Sumatera Utara atas nama tersangka Ibrahim Hasan alias Hongkong, dkk.
“Hongkong dibekuk tanggal 19 Agustus 2018 dengan barang bukti sabu sebanyak 73 kilogram dan 30 ribu butir ekstasi asal Malaysia ke Indonesia. Masuknya barang haram tersebut dari perairan Aceh Tamiang dikendalikan dari Penang Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut di perairan Langsa Aceh,” ujar Pol Heru Winarko saat gelar perkara di kantor BNN, Jakarta,Rabu (14/11).
Pada saat penangkapan, lanjut Heru, Burhanudin berupaya kabur. Sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia akibat tembakan.
Hasil pengembangan petugas, di Jalan Prof. A. Majid Ibrahim Langsa tertangkap dua orang, Saiful Nurdin alias PUN dan Musliadi berperan sebagai penerima barang di darat.
Kemudian bergeser ke gudang penyimpanan narkotika jenis Methampetamina (sabu) sebanyak 38 kg dan 30 ribu butir ekstasi. Dimana barang tersebut diterima Muhamad Fauzi dan Munzilin Ismail alias Ipali yang berperan sebagai ABK yang membawa speed boat dari Penang ke Langsa Aceh.
Barang haram itu ditemukan di kawasan Perkebunan Sawit Masyarakat Kampung Asam Peutek Langsa Lama Kota Langsa. Di sita barang bukti berupa karung berisi 18 bungkus narkotika (18 kg) jenis sabu, 20 kg sabu, 30 ribu butir ekstasi terdiri dari 6 bungkus plastik, 2 pucuk senjata laras panjang dan id tersangka.
“Mereka terancam pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati,” tutup Heru. (ibl/indopos)
rn
source


