Connect with us

Nasional

Daniel Mananta Disemprot Ahok karena Gambarkan Dirinya Gemuk

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Artis Daniel Mananta terpilih memerankan karakter Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dalam film berjudul A Man Called Ahok. Mendalami karakter sebagai Ahok, Daniel pun sempat bercengkrama dengan sang tokoh yang waktu itu menjalani hukuman di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Dalam kunjungannya tersebut, Daniel mengenakan body suit saat berperan sebagai Ahok. Maklum, untuk pendalaman karakter, selain menaikkan berat badannya, Daniel juga harus memakai body suit untuk membuat perutnya tampak buncit.

“Perutnya memang buncit karena kita pake body suit, kebetulan gue ke Mako Brimob nemuin pak Ahok dengan body suit tersebut,” kata Daniel Mananta saat ditemui di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/11).

Reaksi Ahok kala itu membuat Daniel agak terkejut. Pasalnya, Ahok marah-marah karena tidak terima dengan penggambarannya tersebut.

“Pak Ahok lihat, dia marah-marah bilang, ‘itu kamu pakai body suit ya? Ini ngejek ini. Saya nggak segendut itu’. Marah-marah men,” kata Daniel sambil menirukan gaya bicara Ahok.

Advertisement

Film A Man Called Ahok bercerita tentang kehidupan Ahok kecil di Gantong, kepulauan Belitung Timur pada 1976 hingga menjabat jadi Bupati Belitung Timur pada 2005.

Basuki, anak sulung dari 5 bersaudara, digambarkan hidup dalam keluarga bahagia dan tidak kekurangan. Bisnis ayahnya, Kim Nam, di pertambangan baik-baik saja hingga dia berhadapan dengan korupsi dan tidak mau memberi upeti pada oknum culas. Bisnis Kim Nam perlahan mundur.

Kim Nam yang antipati dengan korupsi di Belitung mengarahkan Ahok untuk jadi dokter, tapi sang anak punya keinginan berbeda. Hal itu membuat hubungan ayah-anak jadi renggang. Apalagi, Ahok memutuskan terjun ke dunia politik.

Meskipun terjun ke politik praktis, Ahok diceritakan selalu mengingat nasihat dan mimpi Kim Nam untuk memperjuangkan nasib orang banyak.

Film yang diproduksi The United Team of Art ini rencananya akan ditayangkan di bioskop pada 8 November 2018. Film berdurasi 90 menit ini dibintangi oleh Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Denny Sumargo, Eriska Rein, Ferry Salim, Eric Febrian dan artis pendukung lainnya. (yln/JPC)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...