Politik
Darori Wonodipuro Dorong Penguatan Tata Niaga Ekspor lewat RUU Komoditas Strategis
Published
6 bulan agoon
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan ketentuan perdagangan internasional sekaligus memperkuat tata niaga ekspor nasional.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pleno Baleg DPR RI bersama pemerintah yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan serta jajaran kementerian dan lembaga terkait. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Baleg, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/1/2026).
Anggota Baleg DPR RI, Darori Wonodipuro, menyoroti bahwa hingga saat ini belum terdapat regulasi khusus yang secara komprehensif mengatur ekspor komoditas strategis Indonesia. Pengaturan yang ada masih tersebar dalam berbagai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag), baik terkait barang yang dilarang diekspor maupun barang yang diatur ekspornya.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius dalam penyusunan RUU tentang Komoditas Strategis agar Indonesia memiliki payung hukum yang lebih kuat, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika perdagangan global.
Darori juga menyampaikan bahwa sejumlah komoditas strategis, seperti hasil kehutanan, karet, beras nonorganik, tanaman porang, hingga produk turunan kelapa sawit, saat ini masuk dalam kategori barang yang dilarang atau diatur ekspornya sesuai kebijakan pemerintah. Di sisi lain, tekanan regulasi global, khususnya dari Uni Eropa terkait isu lingkungan dan deforestasi, semakin menguat.
“RUU tentang Komoditas Strategis harus mampu menjawab tantangan global, termasuk pemenuhan standar keberlanjutan dan lingkungan, agar produk Indonesia tidak menghadapi hambatan maupun penolakan di pasar internasional,” ujarnya.
Selain aspek perdagangan internasional, Darori menekankan pentingnya perlindungan terhadap petani dan pelaku usaha dalam negeri. Ia mengingatkan agar kebijakan ekspor dan impor komoditas strategis tidak merugikan produksi domestik, terutama pada musim panen yang selama ini kerap memicu penurunan harga dan keresahan petani.
Melalui RDP tersebut, Baleg DPR RI menghimpun berbagai masukan dari pemerintah mengenai kondisi eksisting tata niaga ekspor sebagai bahan penyempurnaan substansi RUU tentang Komoditas Strategis. Regulasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan dan kedaulatan ekonomi nasional, tetapi juga memberikan kepastian hukum, meningkatkan daya saing produk Indonesia, serta selaras dengan ketentuan perdagangan internasional.
You may like
Soroti Kematian Karumga Eks Jampidsus, Bimantoro Minta Polda Bertindak Cepat dan Transparan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat KSSK, Perkuat Stabilitas Keuangan dan Kepercayaan Pasar
Presiden Prabowo Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan PT PAL Demi Kebangkitan Industri Kapal Nasional
Irjen Kemhan Hadiri Peringatan Ke-99 Hari Jadi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok
Menhan Sjafrie Terima Penyerahan PPKH Lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan
Khilmi: PT PAL Harus Jadi Tulang Punggung Kemandirian Industri Perkapalan Nasional
Sugiat Santoso Desak Pelaku Pengeroyokan di Bali Diproses Hukum, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Main Hakim Sendiri
Sabam Rajagukguk: Good Neighbour Policy Harus Diimbangi Perlindungan Warga di Perbatasan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

