Connect with us

Nasional

Di Workshop KPRK MUI, Kepala BKKBN Ajak Masyarakat Sinergi Cegah Stunting

Published

on

JAKARTA— Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung program percepatan penurunan stunting ini dengan cara saling bahu membahu dan membangun komitmen yang tinggi.

“Maka dari itu stunting ini bisa turun jika kita saling bahu membahu,” kata dia dalam Workshop Stunting “Keluarga Sehat Islami dalam Membentuk Generasi Kuat Sejahtera”, pada Sabtu (26/10/2022) di IPB Convention Center.

“Dengan demikian salah satu pilar penting membantu penurunan stunting yaitu komitmen kita yang tinggi untuk saling bahu membahu,” kata dia menambahkan.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa program percepatan penurunan stunting merupakan program yang paling penting, karena terkait pertumbuhan masyarakat Indonesia yang lebih berdaya dan unggul di masa yang akan datang.

Stunting ini, menurut dia, membuat masyarakat Indonesia literasinya rendah. Sebagaimana data yang tercatat bahwa highskill kita sangatlah rendah dibandingkan negara lain, sedangkan mediumskill kita sangatlah tinggi.

Advertisement

“Selain itu orang yang terkena stunting itu kemampuan intelektualnya berbeda dari manusia biasa,”ujar dia.

Da juga setuju dengan apa yang disampaikan Ketua Bidang Peremuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Amani Lubis, bahwasannya stunting ini juga bisa terjadi dari faktor lingkungan hidup, misalnya dari jambannya, air kurang bersih, makanan yang tidak sehat, dan lain sebagainya.

“Ciri orang yang terkena stunting ada tiga yaitu pendek, intelektual kurang, dan nanti ketika tuanya mudah penyakitan,”kata dia sembari mengonfirmasi lebih jauh bahwa stunting itu pendek, akan tetapi yang pendek itu belum tentu stunting.

“Penyakit ketika tuanya nanti, yaitu kencing manis, darah tinggi, dan lain sebagainya,” kata dia menambahkan.

Dia juga memaparkan data 4 tahun lalu masyarakat Indonesia yang terkena stunting itu sebanyak 30 persen, dan alhamdulillah pada akhir pada 2021 ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Advertisement

Terdata akhir pada 2021 lalul, 24,4 persen saja masyarakat Indonesia yang terkena stunting. “Bapak Presiden juga menegaskan stunting ini harus turun menjadi 14 persen,” lanjutnya.

Dia mengimbau jika ada pasangan yang ingin menikah dan tidak ingin terkena stunting, maka harus periksa terlebih dahulu, mengkonsumsi banyak vitamin, dan menjaga pola hidup sehat.

“Pola hidup sehat laki-laki dilihat dari 75 hari sebelum menikah, sedangkan perempuan dilihat dari 90 hari sebelum menikah,” jelasnya.

Workshop ini terselenggara berkat kerja sama KPRK MUI dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan CEO Rumah Zakat.

Selain dilaksanakan secara offline, workshop stunting dengan tajuk “Keluarga Sehat Islami, Generasi Kuat Sejahatera” ini juga dilaksanakan secara virtual via zoom meeting. (Ratna, ed: Nashih).

Advertisement

[MUI]rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...