Connect with us

Nasional

Erick Thohir Pimpin Komite Penanganan COVID-19, LE: Punya Sense of Crisis seperti Jokowi

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Dewan Pakar Indonesia Maju Institute (IMI), Lukman Edy, menilai keputusan Presiden Jokowi menugaskan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi ketua pelaksana kebijakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional didasari perasaan yang sama soal krisis.

LE, sapaan Lukman Edy, mengatakan, tugas baru dari Jokowi untuk Erick ini bukan saja karena Menteri BUMN memiliki fungsi dan kewenangan yang cukup untuk mengemban amanah berat itu.

Namun, LE menilai presiden juga melihat di antara pembantunya, Erick-lah yang paling cepat, kreatif, dan tidak bertele-tele dalam menghadapi krisis sekarang ini.

“Jokowi merasakan ada frekuensi yang sama dengan beliau soal sensitivitas Erick Tohir dalam menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi sekarang ini. Erick Tohir punya sense of crisis yang sama dengan Presiden Jokowi,” kata LE, Selasa (21/7).

Mantan politikus Senayan ini memandang langkah Presiden Jokowi membentuk tim pemulihan ekonomi nasional dan penanganan dampak Covid-19, merupakan langkah tepat sekaligus menunjukkan sense of crisis menghadapi keadaan yang tidak pasti di bulan-bulan mendatang.

Advertisement

Menurut LE, setidaknya ada dua persoalan besar yang dihadapi bangsa saat ini.

Pertama, pandemi Covid-19 yang belum tentu kapan akan berakhirnya.

Kedua, situasi ekonomi dunia yang tidak menentu. Hampir semua negara mengalami negatif growth, bahkan banyak yang negatif growth-nya dua digit.

“Terhadap dua persoalan besar tersebut, maka yang akan dihadapi adalah kenyataan Indonesia menghadapi ancaman dua krisis sekaligus, yaitu krisis kesehatan dan krisis ekonomi,” ucap pria asal Riau ini.

Dia lantas menyinggung statemen Presiden ketujuh RI tersebut beberapa pekan terakhir yang memperlihatkan kerisauan dan sensitifitasnya terhadap keadaan.

Advertisement

Seperti kemarahan di sidang kabinet karena para pembantunya belum memiliki perasaan yang sama menghadapi krisis. Hal itulah yang menurut LE, membuat mantan gubernur DKI Jakarta itu mengambil langkah yang lebih kongkret dengan membentuk tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19.

Pelaksanaan tugas itu pun diberikan kepada Erick Tohir agar bisa segera dieksekusi. “Intinya Jokowi ingin apa yang beliau ucapkan minggu-minggu terakhir ini juga di eksekusi. Presiden tidak ingin hanya didengar tetapi tidak dilaksanakan. Beliau ingin langkah cepat yang dilandasi sense of crisis yang kuat,” pungkas LE. (jpnn/fajar)

rn(Fajar)rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...