Connect with us

Nasional

Festival Bahana Nusantara PPSN V, Warga Berbondong ke Buper Sungai Gelam

Published

on

Jambi – Lokasi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V tahun 2018, Bumi Perkemahan Abdurahman Sayuti-Musa, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, Sabtu malam (27/10) mendadak dikunjungi banyak warga sekitar.

Hal itu seiring dengan adanya Festival Bahana Nusantara PPSN V, yang ditampilkan oleh perwakilan dari 34 kontingen se-Indonesia.

Tampak ratusan warga antusias menyaksikan pertunjukan seni budaya nusantara khas masing-masing daerah yang disuguhkan para pramuka Santri tersebut.

Masyarakat sekitar Sungai Gelam tumpah ruah memadati lapangan utama, tempat unjuk kebolehan seni budaya tersebut.

Kondisi padat juga nampak di jalan masuk Buper yang menjadi tempat parkir dadakan karena penuhnya parkir yang sudah disediakan panitia.

Advertisement

Warga antusias karena selain hiburan gratis, mereka pun ingin menyaksikan langsung seni budaya dari 34 provinsi di Indonesia.

Seperti yang diutarakan Azizah, salah satu warga Sungai Gelam. Perempuan baru lulus SMA ini sengaja datang ke lokasi hanya untuk menyaksikan Bahana Nusantara.

Padahal diakuinya, jarak tempuh ke lokasi cukup jauh dari tempat tinggalnya.

“Setengah jam saya ke tempat ini pakai sepeda motor dengan teman,” papar perempuan berhijab ini.

Dikatakan Azizah, saat mendapat informasi adanya penampilan seni budaya, ia bersama rekannya langsung tertarik untuk datang menyaksikan.

Advertisement

“Pengin dapat inspirasi dan pengetahuab dari apa yang ditampilkan para pramuka Santri,” tuturnya.

Bahana Nusantara merupakan ajang unjuk kemampuan para pramuka santri dalam menampilkan seni khas daerahnya. Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (26/10) malam ini berlangsung dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.

Kontingan dari DKI Jakarta membuka Bahana Nusantara 2 dengan membawakan tari tradisional khasnya disertai lagu Ondel-ondel.

Menyusul Sumatera Utara, lalu Sumatera Barat dengan penampilan Randai, dan tari kombinasi antara tari bendera dengan tari piring.

Penampilan memukau ditunjukkan perwakilan dari Kalimantan Selatan. Selain menampilkan tari perang, tim dari Kalsel secara kreatif memadukan dance modern dengan tari tradisional.

Advertisement

Kemudian ada penampilan yang mengharukan yang ditunjukkan kontingen dari Sulawesi Tengah. Seusai memperlihatkan, tari tradisionalnya, tampil juga monolog mengenai bencana Palu dan Donggala.

Selain pertunjukkan seni, Bahana Nusantara juga menampilkan Tabligh Akbar.

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...