Connect with us

Nasional

Hampir Pasti, Gunung Mas Jadi Pilihan Lokasi Pembangunan Istana Negara

Published

on

Kabarpolitik.com, PALANGKA RAYA – Bupati Katingan, Sakariyas optimistis ibu kota pemerintahan akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Tengah (Kalteng). Dia menyebut peluang tersebut sudah 80 persen.

Ada tiga kabupaten di Kalteng yang akan menjadi lokasi objek–objek vital yakni Katingan, Gunung Mas, dan Palangka Raya.

“Di wilayah Kabupaten Gunung Mas itu akan dibangun istana negara, perkantoran pemerintah, DPR RI, dan perkantoran lainnya. Sedangkan Katingan akan dibangun perumahan, bandar udara, dan pelabuhan laut,” kata Sakariyas.

Dikatakannya, sekitar 1.500.000 ASN yang selama ini bertugas di pemerintah pusat bakal pindah dan menjadi warga Kalteng. “Ini yang terdaftar jika ASN, belum lagi warga lainnya yang tidak terdaftar,” ujar bupati.

Dia meminta kepada seluruh masyarakat Katingan untuk mempersiapkan diri menghadapi perpindahan ibu kota. Dengan demikian, mampu bersaing dengan pendatang dari luar daerah.

Advertisement

“Jangan sampai kita kalah. Jika ada yang memiliki tanah, jangan sampai dijual. Saya tidak ingin warga Katingan seperti warga Betawi di Jakarta,” tegasnya.

ABG Indehoi dengan Emak-Emak, Saat Ditangkap Mengakui Ibunya

Peringatan Hari Diabetes Nasional, Perangi Gula dan Berita Hoaks Kesehatan di Medsos

E-Sports Jadi Daya Tarik HUT Kabupaten Mamuju

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi V DPR RI di Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, juga menyinggung soal pemindahan ibu kota.

Fairid memaparkan, Kota Palangka Raya masih memiliki wilayah yang cukup luas. Dari seluruh wilayah yang ada di Kota Palangka Raya, hanya 2,24 persen kawasan yang sudah terbangun. Bahkan, Kota Palangka Raya masih tercatat sebagai kota dengan penduduk yang sedikit.

Advertisement

“Untuk itu, Kota Palangka Raya masih memiliki tempat yang cukup bagi pendatang. Bahkan masyarakat Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya, terbuka terhadap pendatang,” katanya saat menyampaikan paparan di Ruang Rapat Peteng Karuhei, Kantor Pemko Palangka Raya, Kamis (11/7).

Dijelaskannya, rencana tata ruang wilayah kota (RTRWK) telah diselesaikan pada bulan Mei lalu. Ada beberapa keunggulan Kalteng. Salah satunya yakni wisata air hitam yang ada di Kelurahan Kereng Bangkirei.

“Hanya ada dua negara yang memiliki air hitam, yakni Indonesia tepatnya di Kota Palangka Raya dan di Brazil. Tentu ini menjadi salah satu kebanggaan bagi Kota Palangka Raya,” jelasnya.

Bebas, IAS Salat Subuh di Masjid Terapung

Digelar di Barru, Taxi Gabah Bupati Cup II Berhadiah Sapi

Nikita Tersangka Lagi, Kali Ini Penganiayaan

Advertisement

Ketua rombongan anggota Komisi V DPR RI, Ibnu Munzir menyebutkan, setelah mendengarkan paparan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, pihaknya menilai bahwa Kota Palangka Raya memiliki potensi sebagai lokasi pemindahan ibu kota pemerintahan. Karena itu, mulai dari sekarang harus segera disiapkan dan dipikirkan.

“Kami sudah meninjau langsung jalan nasional dan wisata waterfront city. Gagasan Pemkot Palangka Raya cukup menarik,” singkatnya.

Hanya saja, kata Ibnu, Sungai Kahayan masih belum masuk pada kewenangan balai sungai. Pihaknya menilai hal ini perlu dipikirkan, karena sangat penting dalam pembenahan wilayah. Hal yang menjadi perhatian lainnya yakni pembangunan Jembatan Layang di Bukit Rawi. Pasalnya, perlu dorongan agar tidak berjalan lambat.

“Meski optimistis selesai sesuai target, tetapi juga harus diperhatikan kondisi cuaca di lapangan,” tegas politikus Partai Golkar ini.

Kabar pemindahan ibu kota sudah dipastikan ke Kalteng, juga ditanggapi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kalteng Ir Leonard S Ampung.

Advertisement

“Pembangunan lokasi ibu kota nanti menjadi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), yang langsung ditangani pemerintah pusat,” katanya kepada Kalteng Pos di ruang kerjanya, Kamis (11/7).

Menurut Leo, pemerintah provinsi hanya menyiapkan rencana lokasi. Anggaran APBN yang disiapkan pun sedikit, karena banyak yang akan dibangun oleh swasta.

Kepala Bappeda dan Eks Kepala Biro Umum Lolos Seleksi Kompetensi di Kemendagri

Lamis Lambe

Kemenkumham Juara 3 Tenis HUT Mamuju

“Rencana pembebasan (lahan) masih belum. Perlu koordinasi dengan instansi terkait, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Kehutanan (Dishut), Dinas Perkebunan (Disbun), dan sejumlah perangkat daerah lainnya,” terangnya.

Advertisement

Terpisah, Kepala Disbun Kalteng Rawing Rambang mengungkapkan, segitiga emas rencana lokasi pembangunan ibu kota nanti ada yang dekat dengan perkebunan sekitar.

“Tetapi tidak banyak. Saya tidak ingat datanya karena sedang berada di luar kota,” ungkap Rawing saat dihubungi Kalteng Pos via telepon pribadinya, Kamis (11/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng H Shalahuddin mengungkapkan, rencana pembangunan infrastruktur pada lokasi ibu kota akan menggunakan pendanaan dari pusat.

“Pemerintah daerah hanya menyediakan lahan, sambil menunggu keputusan Presiden RI Joko Widodo akan penetapan calon ibu kota,” tuturnya. (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...