Politik
Hangat dan Meriah, Presiden Prabowo Sambut Presiden Lula da Silva di Istana Merdeka
Published
11 bulan agoon
Suasana hangat dan meriah mewarnai halaman Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva beserta Ibu Negara Rosangela (Janja) Lula da Silva tiba untuk menghadiri upacara penyambutan kenegaraan, Kamis (23/10/2025), sekitar pukul 10.00 WIB.
Sejak dari kawasan Monumen Nasional hingga ke halaman Istana Merdeka, jalanan tampak semarak dengan pasukan kehormatan dan ribuan pelajar yang melambai-lambaikan bendera Indonesia dan Brasil. Sebanyak 17 pasukan motoris, pasukan jajar kehormatan, serta 120 pasukan berkuda turut mengiringi kendaraan resmi Presiden Lula da Silva dan Ibu Janja Lula da Silva menuju Istana Merdeka.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Presiden Lula da Silva dan Ibu Janja di sisi barat Istana. Momen keakraban terlihat saat kedua pemimpin saling berpelukan dan berjabat tangan hangat, menandai kedekatan personal di antara keduanya. Ibu Janja yang tampil anggun dengan busana merah tampak tersenyum ramah menyapa Presiden Prabowo.
Ketiganya kemudian berjalan menuju beranda depan Istana untuk memulai upacara kenegaraan. Lagu kebangsaan Brasil dan Indonesia Raya berkumandang khidmat, disusul dengan pemeriksaan pasukan kehormatan oleh kedua kepala negara. Dengan langkah tegap, Presiden Prabowo dan Presiden Lula meninjau barisan prajurit yang berdiri gagah di halaman istana.
Usai pemeriksaan pasukan, Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia kepada Presiden Lula da Silva. Hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan sejumlah menteri kabinet lainnya.
Setelah sesi perkenalan, kedua pemimpin bersama Ibu Janja melakukan sesi foto bersama serta penandatanganan buku tamu kenegaraan, sebelum melanjutkan ke pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden Prabowo.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Lula ke Indonesia.
“Yang Mulia, terima kasih banyak atas kehormatan besar yang Anda berikan dengan mengunjungi Indonesia. Saya ingat sambutan hangat Anda saat kami berkunjung ke Brasilia, juga pertemuan kita di BRICS di Rio. Saya sangat senang bisa bertemu kembali,” ujar Presiden Prabowo.
Agenda berlanjut dengan pertemuan bilateral dalam format working lunch di ruang oval Istana Merdeka. Sebelum ditutup dengan keterangan pers bersama, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang menandai babak baru kemitraan Indonesia–Brasil.
Kunker ke Kaltara, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 880/Banuanta di Bulungan: Tegaskan Kemampuan Tempur dan Teritorial Pembangunan untuk Kedaulatan Perbatasan
Gerindra Jaksel Kembali Gelar ASRI, Tanam Puluhan Bibit Pohon di Setu Rawa Lindung
Hadirkan Senyum Pascagempa NTT, PIRA Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga
Bahas Revisi UU LLAJ, Danang Wicaksana Soroti Masalah ODOL hingga Nasib Transportasi Daring
Bob Hasan Dorong RUU Satu Data Indonesia Hadirkan Pengaturan Baru
Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jenderal Listyo Sigit dan Komjen Polisi Dedi Prasetyo
Presiden Prabowo Saksikan Sumpah Ketua Ombudsman Baru, Pengawasan Layanan Publik Diperkuat
Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

