Connect with us

Politik

Hendrik Lewerissa: Pemberian PMN 2025 untuk Perbaiki Permodalan Asabri

Published

on

PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) kembali mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2025 sebesar Rp3,6 triliun. PMN tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan permodalan Asabri.

Melihat usulan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Hendrik Lewerissa mengatakan suntikan PMN tahun 2025 untuk Asabri mau tidak mau harus dilakukan. Sebab, Asabri merupakan perusahaan negara yang berkaitan langsung dengan nasib dan kesejahteraan dari purnawirawan TNI/Polri dan PNS di lingkungan TNI/Polri.

“Saya setuju Asabri membutuhkan PMN. Karena saya tidak mau nanti rakyat dirugikan dan ada instrumen negara di situ yang harus dipertanggungjawabkan, dan saya tidak mau juga kalau tidak diselamatkan nanti, atau tidak dibantu, nanti Asabri menjadi kontributor (yang) merusak citra industri (asuransi) di tanah air,” ucap Hendrik, Rabu (10/07/2024).

Lebih lanjut, Hendrik mengatakan pemerintah tidak bisa menutup mata terhadap permasalahan adanya gap yang sangat besar antara penerimaan premi dan pembayaran klaim yang terjadi di Asabri. Untuk itu, suntikan PMN menjadi langkah yang bisa dilakukan agar Asabri tidak menjadi kontributor dalam memperburuk industri perasuransian di Indonesia.

“Negara sebagai pemilik (saham) tidak ada pilihan lain. Dalam hukum perseroan terbatas, dalam kondisi perusahaan yang memang membutuhkan dana untuk menyelamatkan perusahaan, pemegang saham secara holder harus mengambil langkah yang dipandang perlu untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada pihak ketiga,” terang Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Advertisement

Dengan ini, dalam kesimpulan rapat Komisi VI dengan Asabri, Komisi VI meminta PT Asabri (Persero) untuk melakukan pemulihan keuangan untuk mencegah defisit keuangan dan memastikan keberlanjutan operasional perusahaan. Asabri juga diminta memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta, yaitu prajurit TNI, anggota Polri dan ASN Kementerian Pertahanan untuk menjaga kepercayaan terhadap sistem jaminan sosial mereka.

Selain itu, Asabri harus melakukan peningkatan tata kelola perusahaan dengan pengawasan ketat dan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), sehingga diharapkan pengelolaan perusahaan menjadi lebih transparan, akuntabel dan profesional. Terakhir, Asabri diminta melakukan penguatan dan pengelolaan investasi untuk mengurangi resiko kerugian dan meningkatkan potensi keuntungan di masa yang akan datang.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...