Connect with us

Nasional

Ini Daftar Tersangka Rusuh di Tanah Abang 22 Mei

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA — Polri menetapkan 11 tersangka kasus kericuhan yang terjadi di Masjid Al Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, 22 Mei lalu.

Video mengenai kericuhan di sana sempat viral bahkan memutarbalikkan fakta. Seolah-olah sejumlah anggota Brigade Mobile melakukan pemukulan terhadap seorang remaja.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, remaja yang ada dalam video tersebut adalah perusuh bernama Andri Bibir.

Dia sudah tertangkap Kamis pagi (23/5). Video penangkapannya sempat viral di media sosial. Dalam video selama 1 menit 20 detik itu, Andri ditendang, dipukul, dan diseret sejumlah Brimob.

Andri berperan sebagai pemasok batu yang dipakai perusuh melempari polisi. Selain itu, warga Duri Barat, Duri Pulo, Gambir, Jakarta pusat itu juga bertugas membawa dua jerigen yang berisi air. Air tersebut digunakan untuk mencuci muka anggota gerombolannya yang terkena gas air mata.

Advertisement

Andri tidak sendiri. Dia bergerak bergerombol bersama 10 orang rekannya. Yakni, Mulyadi sebagai provokator menyerang aparat.

Kemudian, delapan orang yang bertugas melempar batu, botol kaca, serta bamboo adalah Arya, Asep, Masruki, Abriansyah, M. Yusuf, Julianto, Syaffudin, dan Markus.

“Ada juga Andi yang memberikan minuman ke teman-temannya supaya segar lagi,” jelas Dedi di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM, Sabtu (25/5).

Terkait tindakan kekerasan polisi kepada Andri, Jenderal dengan satu bintang di pundak itu akan melaksanakan sidang displin. ”Kalau terbukti akan ditindak sesuai prosedur di Propam,” katanya.

Sementara itu, Andri mengaku dipukuli akibat hendak melarikan diri. Saat itu dia hendak lari menuju area belakang Masjid Al Huda. Tapi, polisi lebih sigap. ”Di belakang sudah ada Brimob. Saya balik ke lapangan parkir lagi, di situ saya ditangkap,” ungkapnya.

Advertisement

Jurnalis hingga Tim Medis Ikut Jadi Korban, YLBHI Kritik Polri

Andri sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati. Saat dihadirkan di kantor Kemenkopolhukam, wajahnya penuh perban di bagian kening memanjang ke kiri dan pelipis kanan. Luka lecet dan sedikit lebam terlihat masih membekas.

Andri ikut-ikutan berbuat onar lantaran sakit hati terkena gas air mata. ”Gara-gara kena gas air mata itu, kemudian saya membantu pendemo biar lebih mudah dapat batu,” ujarnya.

Akibat ulahnya itu, Andri dijerat pasal 170 dan 214 KUHP dengan ancaman pidana delapan tahun enam bulan penjara. (jpnn)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...