Connect with us

News

Ini Makna Penamaan Fasilitas Publik di Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju

Published

on

JAKARTA – Penamaan fasilitas publik di kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dihasilkan dari kolaborasi yang melibatkan usulan publik.

Proses penjaringan usulan tersebut dilakukan melalui tahapan sayembara. Hasilnya, dari sebanyak 182 pendaftar, tim juri yang terdiri dari praktisi sejarah, arsitektur, kesenian dan pariwisata menetapkan tim Glibly yang beranggotakan Annisa Nadhirah, Aprilia Hapsari Putri, Hana Syabila Fazri, Rina Sayafia, dan Yosephine Ashari akhirnya terpilih sebagai tim terbaik.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto mengatakan, proses sayembara penamaan yang melibatkan publik sebagai bentuk kolaborasi.

Antusiasme proses penjaringan nama yang dilaksanakan sejak 17 Agustus hingga 15 Oktober 2021 itu melebihi target peserta yang dicanangkan panitia.

"Target kita awalnya 30 peserta. Tapi hasilnya mencapai 182 tim peserta," ujarnya, Senin (21/2).

Advertisement

Dijelaskan Widi, sayembara yang bertajuk Sayembara Kita Kasih Nama itu meliputi penamaan lima jalan, tiga jembatan, dua taman dan satu landmark bundaran.

Untuk nama jalan, masing-masing dinamai Jalan Warakas, Jalan Pejapi, Jalan Kandeka, Jalan Bidara dan Jalan Akasia.

Kemudian untuk tiga jembatan masing-masing dinamai, Jembatan Linggi, Jembatan Tataban, dan Jembatan Baruyungan.

Lalu dua taman diberi nama Taman Asri Loka dan Taman Baharia. Sedangkan untuk satu landmarkbundaran diberi nama Heritiera.

Anggota Tim Glibly, Annisa Nadhirah menuturkan, penamaan landmark bundaran dengan nama Heritiera berasal dari nama tanaman mangrove. Menurutnya, mangrove melambangkan rumah bagi ekosistem yang ada di sekitarnya.

Advertisement

"Filosofis ini sesuai dengan letak bundaran sebagai jantung daerah ini," ungkapnya.

Selanjutnya penamaan Jembatan Linggi, Jembatan Tataban dan Jembatan Baruyungan mengambil nama dari unsur perahu.

Seperti Jembatan PIK 1 ke PIK 2 dinamakan Linggi lantaran merupakan bagian depan perahu. Lalu, Tataban yang berada di tengah disesuaikan dengan letak Jembatan di antara PIK 2 bagian tengah sesuai dengan bagian tengah atau lesung perahu.

Kemudian, Baruyungan yang terbuat dari bambu untuk menyeimbangkan kapal, menjadi nama jembatan yang terletak bagian ujung dan berbatasan dengan Provinsi Banten diharapkan bisa melambangkan keseimbangan serta keharmonisan dua daerah tersebut.

Sementara nama taman Asri Loka diambil dari Bahasa Indonesia. Kata asri berarti indah dan loka berarti tempat. Kemudian baharia itu berasal dari kata Bahari berkaitan dengan laut dan ria yang berarti bahagia.

Advertisement

"Kalau lima jalan sama seperti bundaran, diambil dari nama-nama mangrove yang filosofinya disesuaikan dengan kondisi eksisting," tandasnya.

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...