Nasional
Jokowi Instruksikan Turunkan Biaya PCR, Kemenkes Benahi Jejaring Fasilitas Laboratorium
Kabarpolitik.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan RI berupaya merespons permintaan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga Polymerase Chain Reaction (PCR). Untuk mewujudkannya, Kemenkes membenahi jejaring fasilitas laboratorium di seluruh rumah sakit.
“Strategi yang sedang kita dorong saat ini agar semua laboratorium terdaftar dalam sistem jejaring laboratorium nasional agar seluruhnya bisa terpantau,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari ANTARA di Jakarta, Minggu (15/8) siang.
Hingga saat ini, katanya, jejaring laboratorium yang sudah terdaftar dalam jejaring nasional berkisar 800 unit yang tersebar di berbagai daerah. Namun masih ada fasilitas laboratorium di Indonesia yang belum berafiliasi pada data Kemekes.
Dia mengatakan Kemenkes juga sedang berupaya mendorong keaktifan pengelola laboratorium rumah sakit untuk melaporkan seluruh hasil pemeriksaan PCR melalui sistem New All Record (NAR) di Kemenkes. NAR merupakan sistem basis data kesehatan milik Kemenkes yang mencatat hasil tes PCR dan tes antigen dari masyarakat yang mengakses pelayanan tersebut.
“Kita juga minta seluruh pengelola laboratorium dan rumah sakit untuk segera melaporkan dalam NAR, sehingga pelayanan sesuai dengan standar dan kualitas yang baik,” ujarnya.
Kemenkes telah membuat regulasi yang mengatur seputar pelayanan tes cepat Covid-19, khususnya tarif tertinggi PCR.
“Terkait harga, sudah ada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) tentang pemeriksaan dengan menggunakan PCR,” katanya.rn(Fajar)rn


