Connect with us

Nasional

Kasus Harian Tembus 12 Ribu, Dokter Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Dua hari terakhir, angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia selalu di atas 12 ribu. Di sejumlah daerah, rumah sakit semakin sesak. Padahal, prediksinya, lonjakan kasus imbas mobilitas saat libur Lebaran mencapai puncaknya akhir bulan ini.

Hingga tadi malam, data Kementerian Kesehatan merekap bahwa angka positivity rate secara nasional mencapai 49 persen. Menurut Juru Bicara Kemenkes terkait Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, itu menunjukkan bahwa masih perlu tes yang lebih banyak lagi.

’’Karena dua orang yang diperiksa, satu di antaranya positif (Covid-19),’’ ujarnya kepada Jawa Pos.

Situasi tersebut membuat organisasi profesi kedokteran berharap pemerintah bergerak cepat. Jika tidak, apa yang terjadi di India bisa terulang di Indonesia. Sebab, virus varian baru seperti Delta dari India sudah ditemukan di Indonesia. Virus jenis B.1617.2 itu mudah sekali menular dan memengaruhi keparahan mereka yang terinfeksi.

Dokter spesialis paru Erlina Burhan mengungkapkan, di Jakarta, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit sudah lebih dari 70 persen. Untuk ruang perawatan biasa, 84 persen kapasitas bed sudah terisi. Untuk ICU, kapasitasnya tinggal 26 persen. Kondisi itu sangat mengkhawatirkan. ’’Untuk daerah, saya kira lebih tinggi lagi angkanya karena kapasitasnya lebih kurang (sedikit, Red) dari Jakarta,’’ katanya.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara luas, kata dia, harus dilakukan. Berkaca pada Januari lalu saat diterapkan PPKM secara meluas di Jawa, terjadi penurunan kasus pada Februari. ’’Namun, wisata dibuka, mobilitas manusia terjadi, maka kasusnya di Juni ini meningkat tajam,’’ ungkap Erlina.

(Fajar)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *