Politik
La Tinro Dorong BPS Tingkatkan Akurasi Pendataan demi Kebijakan Pendidikan yang Tepat Sasaran
Published
2 bulan agoon
Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) agar kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan perlindungan sosial, dapat disusun secara lebih akurat dan tepat sasaran. Menurutnya, data yang valid merupakan fondasi utama dalam merumuskan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan La Tinro usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kantor BPS Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut menyoroti masih adanya sejumlah persoalan dalam proses pendataan di lapangan. Ia mengungkapkan, pihaknya menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait mekanisme survei yang dinilai belum berjalan optimal, termasuk adanya petugas yang mewawancarai pihak yang tidak memahami kondisi rumah tangga secara menyeluruh.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghasilkan data yang kurang akurat sehingga berdampak pada ketepatan kebijakan pemerintah.
“Surveyor ini jangan sampai mendapatkan data yang kurang tepat. Jangan sampai data-data yang dihasilkan itu kurang tepat dan akhirnya pemerintah membuat kebijakan yang tidak tepat,” ujar La Tinro.
Ia menilai peningkatan kapasitas petugas survei menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas data. Pelatihan yang memadai, kata dia, akan membantu petugas menggali informasi secara lebih akurat sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tujuan pendataan, sehingga mereka bersedia memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya.
Selain itu, La Tinro juga menyoroti masih ditemukannya data desil kesejahteraan masyarakat yang belum terisi. Menurutnya, persoalan tersebut harus segera diselesaikan karena berpotensi menghambat masyarakat dalam memperoleh akses terhadap berbagai program bantuan pemerintah, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP).
“Masih banyak juga yang kosong data desilnya. Ada kepala keluarga yang belum diketahui desil berapa. Ini tentu akan terus kami tanyakan apakah karena kesalahan teknis atau sebab lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, La Tinro menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami tujuan survei maupun sensus yang dilakukan BPS. Ia mengatakan, sebagian warga masih beranggapan bahwa pendataan berkaitan dengan kepentingan perpajakan, padahal data tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan publik dan penyaluran berbagai program pemerintah.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersikap terbuka dan memberikan informasi yang benar ketika didatangi petugas BPS. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data nasional yang menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
“Jangan ragu, jangan bimbang, jangan merasa cemas apabila ada petugas dari Badan Pusat Statistik yang datang. Mereka hanya ingin memperoleh data agar kebijakan-kebijakan pemerintah pada tahun-tahun mendatang bisa lebih tepat sasaran,” pungkasnya.
Gandeng Pejuang Satwa, Wapres Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan
Kadet KKRI Ditempa Jadi Generasi Tangguh: Belajar Hadapi Konflik, Kuasai Digital, hingga Kejar Cita-Cita
Wapres Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla
Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla, Wapres Tekankan Prioritas Perlindungan Kelompok Rentan
Yan Mandenas Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Tekankan Manfaat Nyata bagi Warga
Bimantoro: Pemulihan Aset Jangan Berhenti di Angka, Publik Harus Tahu Hasilnya
Jurnalis Belum Ditemukan, Dasco: DPR Terus Pantau Upaya Pencarian
SNI Jadi Kunci Daya Saing, Rahayu Saraswati Tekankan Perlindungan Industri dan Investasi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

