Connect with us

Nasional

Mahasiswa Kelas Internasional Wisuda di Tiongkok

Published

on

Kabarpolitik.com–Perguruan tinggi di Indonesia berlomba-lomba menghadirkan kelas internasional untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Beragam cara dan pola pendidikan yang diterapkan, agar atmosfer kelas internasional itu sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Universitas Esa Unggul misalnya. Perguruan tinggi swasta (PTS) itu menggelar wisuda untuk mahasiswa kelas internasional di Tiongkok. Sebelum diwisuda di negeri tirai bambu tersebut, para mahasiswa merasakan kuliah di negara tersebut untuk beberapa semester.

Direktur Kampus Internasional Universitas Esa unggul, Fransiskus Adikara mengatakan, pihaknya baru saja meluluskan 58 mahasiswa program internasional. 16 orang di antaranya diwisuda di Tiongkok pada Sabtu (21/6) lalu. Tepatnya di Nanjing XiaoZhuang University (NXU). “Ini merupakan wisuda kelima mahasiswa program internasional,” ujar Fransiskus Adikara dalam keterangan resminya, Kamis (27/6).

Meski sudah diwisuda di Tiongkok, mereka juga tetap mengikuti wisuda di Indonesia pada September mendatang, karena bagian dari program join degree. Artinya mahasiswa itu mendapatkan dua gelar yakni, di Indonesia dan Tiongkok.

Fransiskus menuturkan, kelas internasional belakangan ini semakin banyak diminati mahasiswa Indonesia. Mereka memilih di berbagai perguruan tinggi. Baik yang negeri maupun swasta. Untuk PTS berupaya menghadirkan beragam atmosfer yang bisa mendorong kualitas mahasiswa ke las internasional seperti yang diharapkan.

Advertisement

Untuk di Esa Unggul, imbuh Frans–begitu dia disapa, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk pengalaman belajar di negeri orang. Cara belajar seperti itu diharapkan dapat memperluas jaringan dan kesempatan berkarir secara global.

Kuliah di Tiongkok itu didapatkan karena Esa Unggul menyiapkan 2 program. Yaitu, Joint Degree dan International Class. Untuk Joint Degree, para mahasiswanya mengenyam pendidikan dua tahun di Indonesia dan dua tahun di Tiongkok. Mereka mendapatkan dua gelar. Baik dari Esa Unggul maupun dari perguruan tinggi mitra di Tiongkok.

Sandra Dewi Bahagia Menanti Kelahiran Anak Kedua

PPDB, Orang Tua Calon Siswa Hampir Pingsan Menunggu Antrean

Antasari Azhar Berbagi Cerita Soal Dana BLBI di Bank Pelat Merah

Sementara International Class, mahasiswanya kuliah dan belajar memang di Indonesia selama empat tahun. Tapi, bahasa bahasa pengantarnya, bahasa Inggris. Dalam program ini mahasiswa dapat mengikuti program pertukaran pelajar ke Tiongkok.

Advertisement

Frans menyebut, saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok. Yakninya Jiangsu Second Normal University (JSNU), North China Electric Power University (NCEPU), dan Nanjing XiaoZhuang University (NXU)

“Dengan berkuliah di program internasional, mahasiswa memiliki kesempatan untuk merasakan berkuliah di luar negeri di universitas yang bermitra dengan kami,” ujarnya. Menyoal Tiongkok, kata Frans, saat ini negara tersebut merupakan lokomotif dunia dan diprediksi akan menjadi negara adidaya baru menggantikan Rusia, Eropa, dan Amerika Serikat (AS). (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...