Connect with us

Nasional

Mangkir Upacara, Tunjangan Kinerja ASN Bakal Dipotong

Published

on

Kabarpolitik.com,JAKARTA–Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar upacara Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6) pagi. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB, dan diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lembaga tersebut. Dalam upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, lapangan kantor BKN terlihat dipenuhi oleh ASN, sekalipun sudah dalam masa libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Tiga ASN dalam kesempatan ini turut diberi penghargaan tanda jasa Satya Lencana Karya Satya.

Kepala BKN, Haria Satya Wibisana dalam pidatonya mengingatkan para ASN untuk bisa lebih memaknai arti Indonesia. Dikatakannya, bumi pertiwi tidak bisa dimaknai sebagai tempat tinggal, tempat mencari makan atau hanya tempat kelahiran. Melainkan harus lebih mendalam daripada itu.

“Jika saya ditanya Indonesia adalah saya, saya adalah Indonesia. Kita semua Indonesia semua beragam bermacam-macam suku, agama, ras dan budaya. Itulah anugrah dari Allah SWT,” kata Bima di lapangan Kantor BKN Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (1/6).

Selain upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, KSN juga turut merayakan hari jadinya dalam upacara kali ini. Sebab terhitung pada Jumat (31/5), KSN sudah memasuki usia 71 tahun.

Advertisement

Sementara itu, sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila, semua ASN harus mengingat bagaimana sejarah pendiri bangsa menciptakan ideologi negara ini. Sehingga Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Hari Lahir Pancasila penting untuk merefleksikan kita ke pendiri negara yang membuat Pancasila sehingga Indonesia menyatu sebagai bangsa,” tegas Bima.

Pentingnya memperingat Hari Lahir Pancasila membuat semua ASN diwajibkan menggelar upacara. Sekalipun sudah memasuki hari libur. Bahkan ada sanksi berat bagi yang tidak mengindahkan intruksi tersebut. Oleh karena itu semuanya diwajibkan melaksanakannya.

“Semuanya upacara baik yang cuti maupun tidak cuti. Yang cuti upacara di daerah masing-masing di kantor yang paling dekat dengan tempat tinggalnya,” ungkap Bima.

Sementara itu, bagi ASN yang membandel atau mangkir dari upacara, akan dikenakan aturan mainnya sendiri. Yakni ada sanksi berupa teguran lisan hingga pemotongan tunjangan kinerja. “Saya kira tidak terlalu berat maksimum 2 persen saja ini untuk mendisplinkan ASN,” tambah Bima.

Lebih lanjut, Bima mengatakan, bagi ASN di instansi pusat yang melaksanakan upacara di daerah harus melampirkan bukti. Bisa berupa foto selfie di lapangan upacara. Kemudian dikirim ke atasan masing-masing untuk diteruskan secara berjengjang hingga level pimpinan.

Advertisement

Dia juga turut mengingatkan agar ASN tepat waktu saat kembali masuk kerja, yaitu pada 10 Juni mendatang. Apabila mangkir, maka sanksi juga akan dikenakan dengan maksimam 2 persen lagi potongan tunjangan kinerja. Sehingga jika bolos upacara Hari Lahir Pancasila dan telat masuk kerja potongan menjadi 4 persen.

“Kalau ada yang belum masuk mungkin akan ada teguran atau potongan tunjangan kinerja 2 persen, ditambah 2 persen lagi jadi 4 persen,” pungkas Bima. (JPC)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...