Connect with us

Nasional

Menhan : Walau Prajurit Kopassus TNI AD Buntung, Tetap Kembali Lagi Perang

Published

on

Kabarpolitik.com,JAKARTA–Kopassus TNI AD dan militer Amerika Serikat menjalin kerja sama dan latihan bersama. Kedua pihak sepakat kerja sama melalui latihan bersama tersebut paling lambat dimulai kembali tahun depan.

Menurut Menhan Ryamizard Ryacudu, kerja sama dengan militer Amerika Serikat sangat penting. ”Jadi, (di antara para menhan) sudah melakukan kongres agar Kopassus bisa latihan dengan (tentara) Amerika Serikat,” ungkap Menhan Ryamizard Ryacudu usai bertemu dengan Pelaksana Tugas Menhan Amerika Serikat Patrick Michael Shanahan di Jakarta, Kamis (30/5).

Setelah lama tidak latihan bersama, Ryamizard ingin Kopassus mengambil materi rehab medic. Lewat latihan tersebut, prajurit dari institusi milter tanah air bakal diajarkan untuk tetap mampu bertempur walau pernah mengalami insiden.

Tidak terkecuali insiden berat. ”Walau dia (prajurit) buntung. Dia kembali lagi perang. Itu yang saya mau,” imbuh Ryamizard.

Menurut jenderal purnawirawan TNI AD tersebut, prajurit TNI di Indonesia saat ini lebih banyak diseret ke luar zona apabila mengalami insiden berat. Misal dilatih menjahit atau keterampilan lainnya.

Advertisement

Padahal, sebagai prajurit mereka seharusnya bisa ditempa kembali untuk tetap berada di dalam jalur. Sehingga tetap bisa mengabdi kepada negara.

Ryamizard menegaskan bahwa semangat pengabdian prajurit TNI harus terus dijaga. Jangan sampai malah dipadamkan dengan menyeret mereka keluar dari jalur.

”Begitu ditembak diajarin jahit, ngapain juga. Nggak ada lagi itu. Tentara semangat prajuritnya harus dipelihara. Jangan sampai melempem,” kata dia tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengakui bahwa instansinya sudah mendapat sambutan untuk bisa berlatih bersama militer Amerika Serikat. Kesempatan tersebut tidak akan disia-siakan oleh Kopassus. Dia pun berharap rencana latihan bersama mulai tahun depan bisa terealisasi.

Meski belum dibahas secara spesifik, Cantiasa mengakui bahwa saat berdinas ke Amerika Serikat dirinya sudah berdialog untuk mengambil latihan combat medic. Menurut dia, latihan itu akan menjadi penekanan pada latihan bersama yang kembali dilakukan antara Kopassus dengan militer Amerika Serikat. ”Penekanan yang jadi prioritas ke depan,” imbuhnya.

Advertisement

Jenderal bintang dua TNI AD itu menyebutkan, untuk urusan combat medic, belajar dari Amerika Serikat pasti berguna. Sebab, mereka sudah memiliki banyak pengalaman. Di samping itu, peralatan yang mereka punya juga sangat lengkap. ”Itu (combat medic) menjadi atensi untuk keselamatan personel,” tutur Cantiasa.

Dengan prajurit yang memiliki kualifikasi combat medic, penanganan darurat dalam situasi darurat lebih cepat dan tepat. Tanpa dokter, lajut Cantiasa, seorang sersan yang sudah dibekali kualifikasi tersebut bisa melakukan operasi bedah luka tembak. ”Yang penting (prajurit yang terluka) bisa bertahan tiga hari,” ujarnya. (jpnn)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...