Connect with us

News

Paulus Waterpauw: PON XX Angkat Harkat dan Martabat Masyarakat Papua

Published

on

JAYAPURA – Kabaintelkam Polri yang juga tokoh Papua, Komisaris Jenderal Paulus Waterpauw menyampaiakn apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan seluruh stakeholder termasuk TNI-Polri serta Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Kota yang ada di Papua yang telah bekerjasama sehingga PON XX Papua berjalan dengan aman, lancar dan sukses hingga penutupan hari ini, Jumat (15/10). 

"Selaku tokoh yang ada di Papua saya pikir harus memberikan sebuah penghargaan dan apresiasi yang besar kepada mulai dari Pak Presiden,  pak Menpora dan para menteri yang lain, bapak Panglima, Kapolri, dan juga di tingkat provinsi gubernur, ada bapak bupati dan walikota. Saya pikir itu kerja bareng luar biasa. Semangatya tumbuh dengan membara," kata Paulus Waterpauw saat menjadi narasumber bernada Menpora Amali dalam Dialog Interaktif RRI Jayapura, bertajuk Nasib Venue Setelah PON Papua, Jumat (15/10). 

Menurut Paulus, sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sudah sewajarnya Papua merasakan hal yang sama seperti provinsi lain di Indonesia termasuk menjadi tuan rumah PON.

Dan, masyarakat Papua telah membuktikan bisa menjadi penyelenggara kegiatan dengan aman dan lancar. 

"Banyak keraguan tentang kemanan, ketentraman, apakah bisa terselenggara kegiatan ini, faktanya bisa, faktanya aman. Kegiatan PON terselenggara dengan sukses," ungkapnya. 

Advertisement

Dengan kesuksesan kegiatan ini, menurutnya sekaligus mengangkat harkat dan martabat Papua, bahwa Papua sama dengan dengan masyarakat Indonesia lainnya. 

"Saya pikir ini menunjukan bagaiamana martabatnya bangsa Papua, orang Papua muncul di sini. Selama ini kan banyak orang yang meragukan, tapi hari ini dengan PON martabat kami naik, artinya kami sama dengan saudara- saudara yang lain," tukasnya. 

Paulus yang juga merupakan mantan atlet mengungkapkan bahwa Papua selama ini memiliki keunggulan dalam prestasi olahraga di berbagai cabang olahraga seprti Atletik, Tinju, Dayung dan Sepakbola.

Dengan demikian, dia berharap dengan adanya venue-venue pasca PON ini, pembinaan atlet Papua dapat melahirkan atlet prestasi bertaraf internasional. 

"Dengan terselenggaranya PON ini, kemudian venue- venue dengan apik, luar biasa, bahkan bertaraf internasional. Itu sekarang mengunggah kita bagaimana caranya agar anak anak asli Papua itu berkiprah dalam kancah tidak hanya nasional tapi internasional," harapnya. 

Advertisement

Oleh karena itu, lanjutnya Jenderal Bintang Tiga ini mendorong agar venue-venue bekas PON ini dapat dikelola dan dimanfaatkan. 

"Perlu ada manajemen yang nanti kita akan bahas bersama dari pusat sampai daerah dan tentu ditutori pak Menpora Amali dikawal langsung bapak presiden. Dan kita-kita dinsi harus bisa bekerja dengan maksimal," tukasnya. 

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali berharap pemerintah daerah untuk kreatif dalam merawat venue-venue usai pelaksanaan PON.

Salah satu yang disarankan yaitu membentuk badan pengelola yang bertanggung jawab untuk merawat venue-venue supaya tidak terbengkalai.  

“Fasilitas olahraga yang mewah itu tentu tidak murah ya. Maka kreativitas pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Perlu integrasi sarana olahraga dan fasilitas penunjang lainnya,” katanya. 

Advertisement

Dicontohkan Menpora Amali, pengelolaan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta yanh dibangun berdekatan dengan pusat perbelanjaan, hotel dan lainnya.  

“Sehingga itu bisa menghidupi pemeliharaan disana. Artinya pemerintah daerah harus kreatif dan menggandeng perencana yang baik tentang bagaimana pengelolaan. Kalau sendiri tidak kuat, bahkan dibeberapa tempat ada yang bayar listrik saja sudah tidak kuat begitu. Oleh karena itu jangan malu untuk mengundang mitra yang bisa mengerjakan pengelolaan, tentunya dibawah pengawasan Pemprov Papua,” jelas Menpora.

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik2 hari ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik2 hari ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik2 hari ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik2 hari ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik2 hari ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik2 hari ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik2 hari ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik2 hari ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik2 hari ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik2 hari ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...