Connect with us

Nasional

Pemprov DKI Jelaskan Soal Status Lahan untuk Stadion BMW

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Pembangunan Stadion BMW hingga kini masih belum terlaksana. Namun, Pemprov DKI memastikan bahwa lahan stadion yang digadang-gadang akan bertaraf internasional itu telah clear dan dapat dimanfaatkan.

Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Achmad Firdaus menuturkan, lahan pembangunan stadion BMW sejatinya telah bersertifikat atas nama Pemprov DKI. Artinya, dia memastikan tak ada kendala dalam persoalan lahan untuk pembangunan stadion yang digadang-gadang menjadi markas Persija Jakarta tersebut.

“Lahan BMW sudah sertifikat atas nama Pemprov DKI. Sertifikatnya sudah jadi. Asetnya sudah aman intinya,” ujar Firdaus, Minggu (4/11).

Dengan adanya kepastian sertifikat hak milik atas nama Pemprov itu, sejatinya tak ada kendala berarti yang menjadikan kendala sehingga pembangunan proyek tersebut berlarut-larut. Menurut Firdaus, dengan kepastian itu, pembangunan bisa dilakukan kapan pun.

“Sudah. Kalau mau dipakai sudah bisa. Karena itu kan sudah kami amankan. Pengamanan fisik atau non-fisik di lapangan kan sudah dipagari. Secara non-fisik, secara administrasi sertifikat sudah ada. Tinggal pemanfaatan lahannya,” katanya.

Advertisement

Menurutnya, total luas lahan mencapai sekitar 26 hektare. Nantinya, lahan stadion tersebut juga akan digunakan sebagian untuk pembangunan ITF Sunter. “Sebagian mau dipakai ITF Sunter. Tidak ada masalah. Tinggal pembangunannya saja,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Olahraga DKI Ratiyono menambahkan, hingga kini sejatinya tak ada kendala dari pembangunan Stadion BMW. Menurutnya, saat ini perkembangan pembangunan stadion tersebut masih dalam tahapan penyempurnaan desain.

“Kendala sebetulnya tidak ada. Hanya penyempurnaan desain, agar yang terbaik yang kami bangun nanti,” ujar Ratiyono kepada Jawa Pos.

Hingga kini, proses penyempurnaan desain itu masih terus dilakukan. Nantinya Pemprov DKI akan mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) yang akan mengatur penunjukkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menggarap proyek yang telah lama tertunda.

Seperti diketahui, BUMD yang akan menggarap proyek Stadion BMW adalah PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Mekanisme pengerjaan proyek tersebut akan dilakukan melalui skema Penyertaan Modal Daerah (PMD). Dia berharap, seluruh proyek tersebut akan mulai dikerjakan pada 2019.

Advertisement

“Nanti 2019 Insya Allah mulai kami bangun. Lahan juga sudah tersertifikat pada 20 Agustus 2017 sudah diperintahkan ke gubernur waktu itu pak Djarot,” ungkap Ratiyono.

Penyerahan sertifikat Stadion BMW oleh Presiden Joko Widodo kepada Pemprov DKI telah dilakukan tahun lalu. Itu dilakukan dalam acara penyerahan sertifikat hak atas tanah Program Strategis Nasional (PRONA) se-Jabodetabek bersama dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Agustus 2017 silam.

Gubernur DKI Jakarta saat itu, Djarot Saiful Hidayat menerima sertifikat tanah Pemprov DKI untuk lahan Stadion BMW di kawasan Sunter, Jakarta Utara, dan kantor Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ratiyono memastikan seluruh sertifikat lahan tersebut dipastikan telah clear. Persoalan teknis lainnya hanya tinggal menunggu Gubernur DKI untuk melakukan penunjukkan kepada BUMD yang bertugas untuk mengerjakan proyek tersebut.

“Tinggal teknis saja, tunggu penunjukkan dari pak gubernur, nanti anggarannya disiapkan. Jakpro atau BUMD (lain) bisa langsung memulai,” imbuhnya.

Advertisement

Namun, dia masih enggan merinci berapa anggaran yang dibutuhkan untuk stadion yang digadang-gadang memiliki standar internasional tersebut. Kepastian anggaran tersebut masih akan dilakukan review oleh pihak eksekutif dan legislatif.

“Dengan Jakpro kami akan rapatkan, kualitas dengan jangka waktu penyelesaiannya juga. Angkanya kami belum berani menyebutkan,” tuturnya. (dee/JPC)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...